Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

TEKNOLOGI · 2 Jun 2017 07:41 WIB ·

Siap Grak, Robocop akan Bertugas


 BANTU POLISI SUNGGUHAN: Robocop saat bertugas dalam acara Gulf Information Security Expo and Conference (GISEC) di Dubai 22 Mei lalu. (Reuters) Perbesar

BANTU POLISI SUNGGUHAN: Robocop saat bertugas dalam acara Gulf Information Security Expo and Conference (GISEC) di Dubai 22 Mei lalu. (Reuters)

Harianrakyataceh.com – Salah seorang anggota kepolisian Dubai menjadi pusat perhatian saat berpatroli di depan Burj Khalifa Rabu malam (31/5). Tubuhnya setinggi manusia. Punya wajah dan dua tangan.

Hanya, dia tak memiliki kaki. Untuk bergerak, dia menggunakan roda. Sebab, dia adalah robot android jenis Reem yang diproduksi Pal-Robotic di Spanyol. Namun, sudah dimodifikasi dengan informasi terkait kepolisian oleh pemerintah Dubai.

Robot yang diberi nama Robocop, tentu saja karena terinspirasi judul film yang sudah beredar, itu dilengkapi dengan topi polisi. Hanya, dia lebih banyak pasif. Mereka yang butuh informasi bisa mengakses layar di bagian dadanya. Gerakannya terbatas pada menjabat tangan dan hormat. Meski begitu, dia dilengkapi dengan kamera dan perangkat lunak untuk mengenali wajah. Lalu, membandingkannya dengan database pelaku kriminal yang disimpan kepolisian.

’’Robot ini bisa bekerja 24 jam sehari 7 jam sepekan. Mereka tidak akan minta cuti tahunan, izin sakit, ataupun cuti melahirkan. Ia bisa bekerja terus-menerus,’’ ujar Dirjen Departemen Smart Services di kepolisian Dubai Brigadir Khaled Al Razzooqi. Dubai menjadi negara pertama di Timur Tengah yang menggunakan robot untuk membantu polisi. Kamera di tubuh robot itu juga bisa dipakai untuk membaca nomor polisi dan merekam video.

Jika uji coba program tersebut sukses, pada 2030, sebanyak 20 persen armada kepolisian akan digantikan dengan robot sejenis. Pemerintah Dubai berharap penggunaan robot tersebut bisa meningkatkan pelayanan dan keamanan menjelang World Expo di Dubai pada 2020 mendatang. Itu adalah kali pertama ekspo tersebut digelar di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Selatan (MENA and SA). (AFP/Reuters/sha/c19/any)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kapolda Aceh Launching Layanan Penerbitan SIM C1 di Satpas Prototype Polres Pidie Jaya

20 July 2024 - 09:54 WIB

Said Mulyadi Terima SK Sebagai Cabup Dari NasDem

20 July 2024 - 06:08 WIB

Tiga Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi Ditangkap

19 July 2024 - 21:34 WIB

Korlantas Polri Siap Tambah Kenderaan Pengawalan PON Aceh-Sumut

19 July 2024 - 16:50 WIB

Tolak Israel Pada Olimpiade 2024, Sejumlah Ormas Islam Akan Gelar Aksi Damai

19 July 2024 - 14:58 WIB

PB HUDA Keluarkan Rekomendasi, Mengajak Masyarakat Memilih Pemimpin yang Berakhlakuk Karimah

18 July 2024 - 20:02 WIB

Trending di UTAMA