Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METRO ACEH · 3 Jun 2017 06:22 WIB ·

Operasi Perairan Aceh Timur Diperketat


 PERKETAT PATROLI: Polisi memeriksa kelengkapan surat kapal milik nelayan yang sedang berlabuh di perairan Aceh Timur untuk mengantisipasi masuknya barang ilegal lewat perairan  selama puasa, Kamis (1/6). 
MAULANA/RAKYAT ACEH Perbesar

PERKETAT PATROLI: Polisi memeriksa kelengkapan surat kapal milik nelayan yang sedang berlabuh di perairan Aceh Timur untuk mengantisipasi masuknya barang ilegal lewat perairan selama puasa, Kamis (1/6). MAULANA/RAKYAT ACEH

ACEH TIMUR (RA) – Dalam rangka antisipasi masuknya barang ilegal lewat perairan Aceh selama Ramadan dan Idul Fitri, Polres Aceh Timur memperketat operasi. Sasarannya, setiap kapal yang mencurigakan di laut lepas selat Malaka.

“Meskipun selama bulan Ramadan kegiatan di perairan tidak terlihat meningkat signifikan, namun aktivitas masyarakat nelayan terus kita pantau dan kita patroli di lautan,” kata Kasat Pol Air Iptu Pidinal Limbong, Jumat (2/6).

Menurut Limbong, banyak kapal masih bersandar di pelabuhan namun petugas tetap mencari target dengan memeriksa kelengkapan surat-surat kapal.
“Operasi ini juga merupakan atensi dari pimpinan serta memberikan pelayanan dan pengamanan pada masyarakat yang baik,” kata Limbong.

Pukat Trawl Marak di Selat Malaka

Pengurus panglima laot wilayah Idi, mengakui banyak nelayan yang melakukan pelangaran hukum laut seperti menebar pukat trawl. “Padahal penggunaan pukat trawl dilarang dalam mencari ikan di laut. Polisi dalam hal ini harus lebih jeli melakukan operasi,” ujar sumber itu.

Ia menyebutkan, untuk wilayah perairan Aceh Timur Langsa dan Aceh Tamiang, sangat banyak aktivitas pukat trawl ditemukan. “Ini harus segera ditindaklanjuti agar laut Aceh tidak rusak dan hasil laut tak terancam,” ujarnya.

Ia mengapresiasikan pihak polisi yang telah bertugas di laut menjaga keamanan. “Terkadang kami tak berani untuk menegur nelayan yang seperti itu. Mungkin hanya sebatas dokumentasi yang kita simpan sebagai bukti,” kata pria itu. (mag-75/mai)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

ISBI Aceh Beri Ruang Seniman dan Budayawan Raih Gelar Sarjana

16 July 2024 - 20:12 WIB

Presiden Jokowi Transit di Aceh Sebelum Bertolak ke Abu Dhabi

16 July 2024 - 18:03 WIB

Pimti Kemenkumham Aceh Hadiri Rakordal Program Dukman Tahun 2024

16 July 2024 - 15:52 WIB

Waskita Karya Bangun Lapangan Pacu Kuda Persiapan PON Aceh – Sumut

16 July 2024 - 15:40 WIB

AKN Aceh Barat dan DSI Gelar Pelatihan Sembelih Ayam Halal

16 July 2024 - 15:11 WIB

Polres Aceh Besar Gelar Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora dalam Rangka Lepas Sambut Jabatan Kapolres

16 July 2024 - 06:17 WIB

Trending di METROPOLIS