Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METRO ACEH · 8 Jun 2017 06:21 WIB ·

Rumah Pejabat Dikuras Rampok Istri Korban Diancam Bunuh


 Polisi berjaga-jaga di rumah korban perampokan oleh tiga pria bersenjata tajam di perumahan Permai, Banda Masen, Lhokseumawe, Selasa (6/6).
IDRIS BENDUNG-RAKYAT ACEH Perbesar

Polisi berjaga-jaga di rumah korban perampokan oleh tiga pria bersenjata tajam di perumahan Permai, Banda Masen, Lhokseumawe, Selasa (6/6). IDRIS BENDUNG-RAKYAT ACEH

LHOKSEUMAWE (RA) – Tamu tak diundang mengusik keluarga Saiful di komplek perumahan Permai, Banda Masen, Lhokseumawe, usai berbuka puasa, Selasa (6/6). Tiga pria menggunakan senjata tajam jenis parang santroni rumah Saiful Kepala Tata Usaha (KTU) Rumah Sakit Umum, Cut Meutia, Lhokseumawe.

Saat menjalankan aksinya di komplek perumahan Permai, Banda Masen itu pelaku bergaya seakan tamu dengan mengetuk pintu.
Saat Syarifah Hanum istri Saiful, membuka pintu, tanpa basa-basi, pelaku menempelkan parang di leher kepala sekolah dasar tersebut.

Sebelumnya, pelaku juga sempat menanyakan mana bapak. Namun dijawab tidak ada di rumah. Salah seorang pelaku pun langsung menghunus pedang ke leher istri pemilik rumah. Beberapa anak gadis korban pun berteriak,

“Jangan bunuh mama saya,” kata Sella anak Saiful, saat polisi sedang mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan dua pelaku lagi berada di luar rumah dan langsung menggembok pintu pagar rumah yang berada di Jalan Kenari, Lorong 1.
“Kami hanya perlu harta kalian. Kalau melawan kami bunuh,” ujar pelaku seperti dilansir kembali korban kepada polisi saat itu.

Syarifah Hanum menyebutkan, usai parang diletakkan di lehernya, anak-anak pada mendekat dan berteriak. Pelaku rampok pun mengambil empat unit HP, dua unit Tab serta emas jenis gelang seberat 10 mayam.

Tak hanya itu, pelaku juga membawa kabur satu sepmor jenis Honda Beat Warna Merah Nopol BL 3497 NW, kata Saiful. Sementara itu, Kapolsekta Banda Sakti, Lhokseumawe, Iptu Arif Sukmo Wibowo menyebutkan kerugian rampok aksi malam ke 12 Ramadan itu mencapai Rp50 juta.

“Kita sedang lakukan olah TKP saat ini. Dan, anggota kita akan berjaga mulai malam ini di rumah korban,” ujar Kapolsek Arif.
Hingga pukul 23.00 WIB malam kemarin, polisi masih terus melakukan olah TKP dan sebagian polisi bersenjata lengkap melakukan patroli di kawasan komplek Bumi Permai itu. (ung/mai)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dua Pekerja Asal Aceh Dipulangkan dari Malaysia Karena Sakit, Haji Uma Turut Bantu Biaya

13 June 2024 - 22:23 WIB

Perjuangan Ayat Suci Mengikuti Tes Tamtama Polri Memakai Sepatu Koyak

13 June 2024 - 19:33 WIB

Cair, Gaji ke-13 dan Tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai ASN Aceh Besar

13 June 2024 - 14:56 WIB

Disdik Aceh Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

13 June 2024 - 08:08 WIB

KSPPS Baitul Qiradh Baiturrahman Sepakat Perkuat Peran Sosial

12 June 2024 - 20:02 WIB

Berhasil Tekan Laka Lantas secara Kolaboratif, Ditlantas Polda Aceh Dapat Penghargaan

12 June 2024 - 15:37 WIB

Trending di UTAMA