Tak Ada Kejelasan Qanun RSUD Gayo Lues Belum Bernama

Rakyat Aceh

BLANGKEJEREN (RA) – Selama ini RSUD Gayo Lues yang berada di desa Sanger Kecamatan Dabun Gelang belum memilki ketetapan yang jelas terkait penyebutan nama yang sebenarnya.

Selama ini masyarakat menyebut RSUD tersebut dengan rumah sakit kontainer, namun ada pula menyebutnya dengan RSUD Lapangan. Menentukan nama RSUD itu, Pemkab Gayo Lues dipimpin langsung Bupati Rabu (7/6) melakukan pembahasan namanya.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Nevirizal usai pembahasan nama RSUD menyebutkan, belum ada hasil final diputuskan pada rapat itu. “Masih membahas Qanun yang akan menjadi dasar dalam pemberian nama RSUD.”

Selama ini, ujar Nevirizal, RSUD belum memilik ketetapan jelas karena tak ada dasarnya. Ada menyebutnya rumah kakit kontainer, karena dulunya terbuat dari kotak-kota container dibantu kementerian Kesehatan Pusat. “Sehingga sebutan tersebut masih melekat di hati masyarakat. Namun ada pula yang menyebut rumah sakit lapangan,” kata Nevirizal.

Hasil pembahsan belum ada menetepkan nama rumah sakit, tetapi untuk sementara rumah sait diberi nama RSUD Gayo Lues, sampai qanun sebagai dasar pemberian nama dikeluarkan. Setelah ada qanun baru RSUD akan ditabalkan namanya.

Sekda Gayo Lues H, Thalib S.Sos Usai Rapat pembahasan nama RSUD menyebutkan hai ini belum ada ketetapan nama RSUD . nama RSUD akan di tetapkan melalui qanun dan prosesnya juga masih lama lagi.

“Ada beberap usulan yang masuk dalam rapat tersebut. Ada dari nama tokoh kesehatan, ada nama daerah, ada nama pejuang dan juga ada beberapa nama mantan pejabat lainya. Itu semua akan dibahas lagi kelayakan dan penyesuaianya dengan RSUD kita,” sebut Thalib.

Nama-nama berhasil dihimpun dalam rapat tersebut diataranya RSU Patiambang, RSU Pang Linting, RSU Intan Pase, RSU Inen Mayak Teri, RSU Ma’at Husin, RSU Muhammad Ali Kasim, RSU Kolonel Muhammaddin, RSU Mantri Abdullah Adamy (Mantri Dulah), RSU Sehat Husin, RSU Mantri Arif, RSU Mantri Daukotar dan RSU Mantri Daud. (yud/min)