Dikejar Polisi dan Warga Pria Stres Tabrak Jembatan

Rakyat Aceh

BIREUEN (RA) – Aksi kejar-kejaran seperti film aktion antara mobil patroli Polsek Pandrah dan Suzuki pick up BL 8731 ZM curian, terjadi di lintas Banda Aceh-Medan dan berakhir di jembatan Desa Meunasah Tambo Jeunieb. Sopir pick up merupakan seorang remaja yang diduga stres, ia mencuri mobil di terminal Samalanga milik pedagang.

Usai jalankan aksinya, ia kabur dua motor dan mobil, terakhir tabrak jembatan. “Anggota saya Kanit Intelkam Bripka Zulfahri dapat informasi dari warga mengabarkan ada mobil pick up kabur usai tabrak lari dua sepmor dan melukai lima korban di Simpang Matang Samalanga,” ujar Kapolsek Pandrah Ipda Hendri Yunan.

Selanjutnya Kanit intelkam dan anggota menjaga mobil itu melintas depan Polsek Pandrah dan spontan terlibat kejar-kejaran sejauh 5 km. Mobil yang dikemudikan pelaku Muhammad Iqbal (27) warga Samalanga itu, hancur bagian depan. Menghindari amuk massa, pelaku diamankan ke Polsek Pandrah guna penanganan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun Rakyat Aceh, peristiwa itu sempat membuat warga kaget. Mendadak muncul mobil pick up dari Kota Samalanga dan belok kencang ke arah Medan, lalu menabrak Yamaha V-ixion BL 3756 ZAD di pinggir jalan nasional, persis di Simpang Matang milik Muhammad Sulaiman (25) Blang Panyang Simpang Mamplam dan menderita luka ringan.

Kemudian mobil menabrak Supra Fit BL 3808 PP lagi melaju dari Medan ke Banda Aceh dikenderai Ridwan bin Yunus (55) warga Desa Pineng Siribe, Kecamatan Samalanga ditumpangi isterinya Irma Fenti Suriani (40) dan dua anaknya Muhammad Rajul (4) dan Wahyudi (13), sehingga ke empat korban luka berat ditangani di Puskesmas Samalanga lalu dirujuk ke RSUD dr Fauziah.

“Mobil dicuri pelaku itu milik M Gade (40) pedagang buah-buahan alamat Desa Matang Wakeh Samalanga. Saat dilarikan pelaku pemilik mobil itu di parkir dekat terminal dan M Gade lagi jualan dan dia tidak tahu,” kata anggota Polsek Samalanga.

Saat bersamaan warga membantu para korban, sejumlah warga lainnya naik sepeda motor mengejar mobil carry pick up yang kabur ke arah Bireuen. “Mobil itu kencang dari Samalanga keluar tiba-tiba dan menabrak dua sepeda motor itu lalu melarikan diri dan dikejar warga,” kata beberapa warga di lokasi.

Dalam pelarian sampai di kawasan Simpang Mamplam, mobil dibawa pelaku menabrak samping kanan belakang Avanza BK 367 ZE milik Jailani (53) warga jalan Bakti Kota Bireuen dari Banda Aceh ke Medan, karena kondisi lalulintas ramai tidak bisa mengejar dan kemudian masuk ke Polsek Jeunieb untuk melapor saat bersamaan anggota Polsek lagi siap menghadang.

Pelaku M Iqbal kemudian terlibat kejar-kejaran dengan Patroli Polsek Pandrah dikemudikan Kanit Intel Bripka Zulfahri dan sampai di Kota Jeunieb belok kanan masuk ke Desa Meunasah Tambo. Di luar dugaan saat mau masuk jembatan terjebak dengan Avanza BK 1596 QF datang dari arah berlawanan dan berhenti melihat pick up dikejar polisi.

pick up tidak bisa lagi menghindar menabrak jembatan dan samping kanan Avanza milik Fazlul (45) warga Meunasah Alue Jeunieb. “Saya berhenti lihat mobil kencang dikejar polisi, mobil pick up itu lalu tabrak jembatan dan kena depan mobil saya,” jelas Fazlul.(rah/mai)