Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 30 Jun 2017 08:48 WIB ·

Polres Langsa Tangani Tujuh Kasus Lakalantas


 Rakyat Aceh Perbesar

Rakyat Aceh

Delapan Orang Meninggal
LANGSA (RA) – Kepolisian Resor (Polres) Kota Langsa selama operasi Ramadniya rencong 2017 pengamanan mudik idul fitri 1438 Hijriah telah menangani sebanyak tujuh kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), baik berat maupun ringan. Seperti diketahui, operasi tersebut dimulai sejak 19-29 Juni ini.

Kasatlantas Polres Langsa AKP Vifa Fibriana, mengatakan, ketujuh kasus itu tersebut terjadi di beberapa lokasi wilayah hukum pihaknya. Masing-masing terjadi di Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur sebanyak empat kasus, Kecamatan Langsa Timur satu kasus dan Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang sebanyak dua kasus.

“Dari tujuh kasus Lakalantas ini, delapan orang korban meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat dan delapan orang lainnya mrngalami luka ringan. Sementara kerugian materi (kermat) yang ditimbulkan dari tujuh kasus lebih kurang Rp24.500.000,” katan AKP Vifa kepada Rakyat Aceh, Rabu (28/6).

AKP Vifa menjelaskan, dari sejumlah kasus lakalantas yang terjadi ini, manyoritas dialami oleh pengendara sepeda motor usia remaja dan pemuda. Pada masa arus mudik tingkat kepadatan lalulintas di jalan raya lebih di dominasi oleh pengendara sepeda motor yang mencapai lebih dari 60 persen.

Guna mengantisipasi bertambahnya kasus lakalantas di jalan raya, selama operasi Ramadniya 2017 yang akan berakhir pada 4 Juli 2017 mendatang, pihaknya telah meningkatkan patroli rutin dan melakukan koordinasi dengan jajaran Polsek dan pos PAM lebaran yang berada dalam wilayah hukum Polres Langsa.

“Dengan koordinasi ini kita minta pihak Polsek juga melakukan pengaturan arus lalulintas dengan melambatkan laju kendaraan pada jam sibuk, mulai dari pukul 06.00 WIB pagi sampai pukul 18.00 WIBsore. Karena pada rentang waktu ini arus lalulintas padat dan sering terjadi lakalantas, seperti tujuh kasus yang terjadi selama ini. Semua dalam waktu tersebut makanya kita optimalkan pengamanan pada waktu-waktu ini,” tuturnya.

Ia berharap, sisa waktu operasi Ramadniya 2017 pengamanan mudik lebaran tahun ini masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan selalu mengutamakan keselamatan selama berkendaraan.

“Terutama pada waktu arus lalulintas sibuk, bila merasa ngantuk atau kelelahan silahkan istirahat di warung atau pos PAM ramadhan yang ada sepanjang jalan, jangan memaksakan diri karena sangat beresiko pada kecelakaan,” tandasnya. (dai/lin)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kodim 0102/Pidie Gelar Tes Kesegaran Jasmani Periodik I 2024 dan UKP

22 May 2024 - 14:27 WIB

Arah Baru HMI Aceh, Bersama Muhammad Fadli Wujudkan HMI ‘Meuseuraya’

22 May 2024 - 13:45 WIB

Satgas Stunting Puji Reaksi Cepat PUPR Aceh Barat

21 May 2024 - 19:34 WIB

Pemkab Pidie Jaya Pertahankan WTP ke 10

20 May 2024 - 14:37 WIB

Salman Alfarisi Pertama Dapat Dukungan dari PNA

19 May 2024 - 06:22 WIB

 Generasi Muda Harus Hormati dan Lestarikan Budaya Simeulue

17 May 2024 - 16:24 WIB

Trending di DAERAH