Batubara Cemari Laut PT Mifa Bersaudara Harus Tanggunjawab

Rakyat Aceh

MEULABOH (RA) – Manajemen PT Mifa Bersaudara diminta bertanggungjawan atas tercemarnya laut di wilayah Kabupaten Nagan Raya, akibat tumpahan material batubara.
Desakan itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Nagan Raya, T Cut Man. Ia meminta pemerintah Nagan Raya juga merespon dan meminta manjemen perusahan tersebut segera menagatasi persoalan.

”Satu kilometer bibir pantai dan dasar laut wilayah Nagan Raya yang tercemar batubara,” katanya, Senin (3/7).
Ia menambahkan, jika tidak segera ditanggulangi pencemaran laut dan dasarnya akan terus meluas, sehingga dapat merusak serta mengganggu ekosistem yang ada di sana.
Data tersebut, terhimpun saat ia melaksanakan Pansus lansung ke lokasi tumpahah batubara

“Pimpinan daerah Nagan Raya jangan anggap remeh kasus tercemar laut ini. Harus diminta pertangungjawaban dari PT. Mifa bersaudara,” tegasnya.
Menurutnya, pencemaran laut tersebut telah menganggu aktivitas nelayan ketika melaut. Karena setiap melakukan menjaring, bukan udang sabu yang tersangkut, melainkan material batubara yang tersaok oleh jaring nelayan.

”Selain itu, pencemaran material barubata dilautan itu juga menyebabkan rusak habitat ikan. Alhasil, biodata udang dan ikan yang mulai jarang ditemui nelayan,” bebernya.
Hingga saat ini, dirinya telah menyampaikan kondisi temuan lapangan kepada Bupati Nagan Raya, T Zulkarnaini. Ia berharap pencemarain lingkungan ini segera diatasi.
”Pak Irwandi, Gubernur Aceh juga harus merespon kasus pencemaran lingkungan ini. Masalah ini menjadi pekerjaan rumah pimpinan pimpinan baru di Aceh,” tandasnya. (den/lin)