Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

NASIONAL · 10 Jul 2017 11:11 WIB ·

Resmi, Polisi Hentikan Perkara Dugaan Ujaran Kebencian oleh Kaesang


 Kaesang Pangarep, anak bungsu Presiden Joko Widodo dilaporkan karena diduga mengunggah video berisi ujaran kebencian. (Youtube Kaesang) Perbesar

Kaesang Pangarep, anak bungsu Presiden Joko Widodo dilaporkan karena diduga mengunggah video berisi ujaran kebencian. (Youtube Kaesang)

Harianrakyataceh.com – Setelah dilakukan pendalaman oleh penyidik, akhirnya kasus dugaan ujaran kebencian dari tayangan video blog (vlog) milik putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dihentikan. Kasus itu resmi dihentikan karena tak adanya bukti pidana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Polres Metro Bekasi Kota sudah melakukan gelar perkara pada Senin (10/7). Hasilnya, tidak ada cukup bukti sehingga bisa dihentikan.

“Sudah (gelar perkara), kasus juga sudah dihentikan karena tidak cukup bukti, penyelidikan dihentikan karena tidak cukup bukti,” ucap dia, Senin (10/7).

Kaesang Pangarep, anak bungsu Presiden Joko Widodo dilaporkan karena diduga mengunggah video berisi ujaran kebencian.

Kaesang Pangarep, anak bungsu Presiden Joko Widodo dilaporkan karena diduga mengunggah video berisi ujaran kebencian. (Youtube Kaesang)

Lebih lanjut dia menerangkan, dari keterangan dari ahli pidana, bahasa, dan IT yang dihadirkan pihak kepolisian, tak ada unsur ujaran kebencian dalam vlog Kaesang. Setelelah ini, pihaknya akan memberikan laporan terhadap pelapor kasus itu yakni Muhamad Hidayat S.

Isinya, soal penjelasan tak dilanjutkannya kasus Kaesang. “Iya, nanti juga kita sampaikan karena penyelidikan belum layak pidana. Saat penyelidikan, misalnya ada unsur pidana baru dinaikkan ke penyidikan. Ternyata tidak ada unsur pidananya,” tambahnya.

Seperti diberitakan, Kaesang dilaporkan Muhammad Hidayat, warga Bekasi, ke Polres Bekasi Kota pada Minggu (2/7). Dalam laporan itu, Kaesang dinilai telah mengunggah video berkonten penodaan agama dan ujaran kebencian atau hate speech. Laporan tersebut diterima petugas kepolisian dengan laporan bernomor LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota. (elf/JPG)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ini Alasan Joe Biden Mundur dari Kandidat Capres Amerika 

22 July 2024 - 15:51 WIB

Pj Bupati Aceh Utara Mahyuzar: Pemasangan Bendera ‘Memudar’

22 July 2024 - 15:10 WIB

Kata Kakanwil Meurah Budiman Usai UPP Satgas Saber Pungli Aceh Lakukan Audiensi Dengan Pj. Gubernur Aceh

22 July 2024 - 15:07 WIB

Brigjen Armia Fahmi Pimpin Upacara Pembukaan Diktukba Polri di SPN Polda Aceh

22 July 2024 - 13:40 WIB

Korban Laka Lantas di Aceh Didominasi oleh Pelajar dan Mahasiswa

22 July 2024 - 09:49 WIB

Selain Penindakan melalui ETLE, Ops Patuh Seulawah juga Fokus pada Sosialisasi, Terutama kepada Pelajar

21 July 2024 - 22:31 WIB

Trending di UTAMA