Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 11 Jul 2017 07:01 WIB ·

11 Puskesmas Pidie Jaya Belum Terakreditasi


 Rakyat Aceh Perbesar

Rakyat Aceh

MEUREUDU (RA) – Sebanyak 11 unit Pusat Kesehatan Masyarakat (Pukesmas) di Kabupaten Pidie Jaya, belum terakreditasi hingga kini. Padahal predikat ini merupakan hal yang sangat penting untuk peningkatan pelayanan kesehatan.

“Belum ada satu pun mendapat akreditasi Kementerian Kesehatan. Dari 11 Puskesmas, kami baru mengajukan tiga untuk dilakukan verifikasi oleh tim dari kementerian,” kata Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Pidie Jaya, Moh Iqbal, kepada Rakyat Aceh, Senin (10/7).

Moh Iqbal mengatakan, diberlakukannya akreditasi Puskesmas merupakan program yang digulirkan Kementerian Kesehatan RI. Oleh sebab itu, ia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Pidie Jaya.

“Pada 2019 seluruh Puskesmas di Indonesia sudah harus memiliki predikat itu,” ujarnya.
Dia meyakini, Puskesmas yang ada saat ini tidak akan mampu memperoleh akreditasi yang digadang-gadang jika melihat kondisi di lapangan. Meskipun demikian, pihaknya telah berusaha dan mengajukan tiga berkas pengakreditasian ke tim independen pusat. Ketiga Puskesmas itu di antaranya Pukesmas Bandar Baru, Pukesemas Trienggadeng dan Pukesmas Blang Kuta, Bandar Dua.

“Saat ini masih persiapan dan melakukan pembenahan pelayanan di Pukesmas masing-masing. Pada November nanti, tim verifikasi dari pusat akan turun,” tuturnya.

Dia menjelaskan, sedikitnya ada 746 elemen yang akan dinilai dalam proses akreditasi, termasuk pelayanan kesehatan yang diberikan oleh petugas kesehatan kepada masyarakat. Dari 746 elemen penilian itu, dibagi ke dalam tiga kelompok kerja (Pokja) yaitu, Adamistrasi, Upaya Kesehatan Masyarakat, dan Upaya Kesehatan Perorangan.

“ Dalam hal ini, Dinkes akan mendampingi dan memfasilitasi Pukesmes berdasarkan pelatihan yang telah diberikan kepada sejumlah petugas yang telah dilatih oleh tim pusat beberapa waktu lalu. Sebelum tim pusat turun, Dinkes akan melakukan Save Assesment terhadap 746 elemen penilain tersebut,” tandasnya. (mag-78/lin)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ratusan masyarakat Aceh Barat deklarasi dukung Bustami maju di Pilkada 2024

20 July 2024 - 21:25 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Wakaf Uang Sumber Dana yang Stabil

20 July 2024 - 19:05 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Peringati 1 Muharram 1446 H Dengan Menggelar Doa Bersama.

20 July 2024 - 16:39 WIB

Waqeefa Menyuplai Air Bersih Gelombang Kedua 169.000 Liter di Kecamatan Lhoknga

20 July 2024 - 14:31 WIB

Kapolda Aceh Launching Layanan Penerbitan SIM C1 di Satpas Prototype Polres Pidie Jaya

20 July 2024 - 09:54 WIB

Trending di UTAMA