Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

POLITIKA · 11 Jul 2017 06:46 WIB ·

Hasil Analisa TNI-Polri Aceh Tanpa Teroris


 HUT BHAYANGKARA: Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak (tengah), Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf (tiga kiri), Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Moch Fachrudin (dua kanan) beserta unsur Forkopimda lainya salam komando usai upacara peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (10/7). 
HENDRI/RAKYAT ACEH Perbesar

HUT BHAYANGKARA: Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak (tengah), Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf (tiga kiri), Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Moch Fachrudin (dua kanan) beserta unsur Forkopimda lainya salam komando usai upacara peringatan HUT ke-71 Bhayangkara di lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (10/7). HENDRI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak menyebutkan belum ada jaringan teroris di Aceh dan kecil kemungkinan masuknya jaringan internasional. “Karena masyarakat Aceh masih bersatu,” katanya, Senin (10/7).

Pernyataan itu disampaikan Kapolda usai upacara puncak HUT ke-71 Bhayangkara di lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Kendati demikian, ia berharap masyarakat Aceh tetap waspada bahaya terorisme.

Menurutnya, pihak kepolisian terus berupaya menutup ruang gerak para teroris yang sedang diisukan masuk Indonesia.“Aceh dulu ada pelatihan pasukan bersenjata, tapi bukan jaringan teroris. Mereka latihan di Jantho beberapa tahun kebelakang. Kita lakukan langkah penegakan hukum, satu dua orang ditahan, saat ini mereka telah keluar,” sebutnya.

Kata Rio, pihaknya terus meningkatkan pengawasan bersama dengan TNI dan intelijen. “Mudah-mudahan Aceh saat ini, sampai ke depan tak ada teroris. Masyarakat Aceh harus melawan. Kita harus melawan,” sebutnya. Ia menegaskan teroris itu bukan musuh TNI dan Polri, tapi musuh bersama semua elemen masyarakat.

Hal serupa juga disampaikan Pangdam IM, Mayjen TNI Moch Fachrudin, pihak juga telah melakukan langkah-langkah pencegahan masuknya terorisme ke Aceh. “Dari hasil kita pantau di Aceh, Insya Allah tidak ada teroris,” sebutnya.

Ia juga mengharapkan pada masyarakat agar sama-sama perangi teroris, supaya Aceh semakin aman.
“Upaya yang dilakukan TNI diantaranya pembinaan terhadap napi, kemudian memantau potensi agar tidak terbangun teroris. Dari hasil analisa intelijen sejauh ini, di Aceh tidak ada peluang masuknya kelompok itu,” tutupnya.(ibi/mai)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

PB HUDA Keluarkan Rekomendasi, Mengajak Masyarakat Memilih Pemimpin yang Berakhlakuk Karimah

18 July 2024 - 20:02 WIB

Dilantik sebagai Ketua Umum PB HUDA, Tu Sop : Kita Harus Hadir Memberi Solusi bagi Ummat

18 July 2024 - 19:55 WIB

Angin Kencang, 85 Unit Kedai Hancur di Aceh Utara

18 July 2024 - 19:54 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024, Ditlantas Polda Aceh Gelar Razia

18 July 2024 - 15:18 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024, Satlantas Bagikan Stiker Tertib Berlalulintas

18 July 2024 - 06:24 WIB

Disdik Aceh Terapkan Kawasan Tanpa Rokok, Ciptakan Lingkungan Kerja Sehat

17 July 2024 - 21:42 WIB

Trending di UTAMA