Cambuk Tidak Dimodifikasi

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah

Nova Iriansyah

BANDA ACEH (RA)-Wakil Gubernur, Nova Iriansyah memastikan pemerintah Aceh tidak akan memodifikasi pelaksanaan hukuman cambuk. Klarifikasinya itu, terkait pemberitaan media online nasional, usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta, Selasa (11/7).

“Tidak benar bahwa sudah ada keputusan hukuman cambuk akan dimodifikasi atau bahkan ada rencana revisi qanun. Sekali lagi itu tdk benar,” kata Nova Iriansyah, Rabu (12/7).

Menurutnya, hal itu masih wacana dan pemerintah berdisku dan berfikir keras tentang ‘minimalisir dampak’ dari dramatisasi hukum cambuk. Katanya, para pihak yang mungkin belum memahami qanun tersebut secara benar dan lengkap.

“Jadi belum ada keputusan apapun. Tidak ada niat mengubah qanun seperti diberitakan,” kata Nova mengklarifikasi pemberitaan media online tersebut.

Pemerintah Aceh, sebutnya, justru harus memantapkan keberadaan qanun agar tidak dipahami secara kurang tepat. Apalagi qanun merupakan wilayah DPRA yang tidak bisa serta merta diintervensi pihak lain.

Nova juga menegaskan, terpenting bagaimana menjelaskan hukum cambuk secara baik dan lengkap sehingga dapat dipahami semua pihak secara benar. “Tidak dilebih-lebihkan apalagi didramatisir,” katanya.
Dalam rapat terbatas dengan presiden, sebutnya beberapa solusi memang diwacanakan. Namun harus didiskusikan lebih lanjut.

“Termasuk minta nasihat dan advis para ulama, pakar dan akademisi,” tegasnya.Kata Nova, masih terlalu dini untuk menyimpulkan dan mengambil sikap tentang modifikasi hukum cambuk.

“Kami tidak mau gegabah dan terburu-buru, masih harus dibahas secara mendalam,” katanya.
Sebelumnya, pada media nasional Nova menyatakan presiden meminta pemerintah Aceh menjelaskan pada dunia, terkait pelaksanaan hukum cambuk agar tidak dipersepsikan negatif. “Pak presiden minta agar pemerintah Aceh menjelaskan bahwa itu tidak seperti yang dipersepsikan,” ujar Nova pada media usai pertemuan.(mai)