Polisi Amankan 2,5 Ton Ganja

DIAMANKAN: Personel Polisi gabungan Mabes Polri, Polda Aceh dan Polres Pidie, berhasil mengamankan 2,5 ton ganja siap edar di Gampong Gumpueng, Kec. Tiro, Kab. Pidie, Kamis (13/7). Ganja tersebut diduga akan dibawa ke Jakarta melalui jalur Medan. ZIAN MUSTAQIN/RAKYAT ACEH

SIGLI (RA) – Tim gabungan Mabes Polri, Polda serta Polres Pidie amankan truk bermuatan ganja di Gampong Gumpueng, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (13/7). Ganja kering yang diperkirakan seberat 2,5 ton itu, diduga berasal dari Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar tersebut ditemukan di depan Masjid Aljihad, gampong setempat.

Polisi telah mengintai pergerakan truk tersebut, awalnya, polisi berencana menyergap di jalan negara Banda Aceh-Medan. Namun tersangka berhasil mengelabui petugas dengan melintas jalan pedalaman.

Dua tersangka yang berada dalam truk, berhasil meloloskan diri dari pengejaran polisi. Sementara truk dan beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pidie. Amatan Rakyat Aceh, ganja sudah dibungkus 107 kota besar di dalamnya ada 14 hingga 20 bal siap edar.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Kombes John Truman Panjaitan, menjelaskan mengintai peredaran narkoba tersebut selama dua hari. Setelah memastikan informasi barang haram tersebut, pihaknya langsung melakukan pengejaran.

Kelabui polisi, tersangka tidak melintasi jalur negara, melainkan memotong jalur melalui jalan Garot tembus Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, perbatasan Kabupaten Pidie. Setelah keberadaan truk diketahui, pihaknya melakukan pengejaran kembali dan melakukan penyergapan.

Katanya, tersangka melarikan diri ke hutan, hingga kini masih dalam tahap pengejaran polisi. “Sudah kami intai dua hari yang lalu, dibantu pihak Polda Aceh dan Polres Pidie, kami sempat dikelabui, Alhamdulillah kami dapatkan barang tersebut sekitar 2,5 ton. Tapi pelakunya berhasil melarikan diri, sekarang masih dikejar sama anggota, identitas para pelaku juga sudah diketahui, cuma tinggal menunggu hasil penyelidikan selanjutnya,” ungkap John.

Ia juga menerangkan, bahwa barang tersebut berasal dari Lamteuba, Aceh Besar, direncanakan akan dibawa ke Jawa melalui jalur Sumatera Utara. Namun, pihaknya belum mengetahui setelah di Medan, apakah masih menggunakan jalur darat atau laut untuk mengangkut barang tersebut.

“Informasinya mau dibawa ke Jakarta, tapi transit di Medan. Selebihnya saya belum tahu apa dibawa jalur darat apa laut, intinya ini kesuksesan bersama Polisi,” pungkasnya.(zia/mai)