Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 17 Jul 2017 07:48 WIB ·

PKS Kecam Keras Kebijakan Israel Menutup Masjid Al Aqsa


 Umat Muslim menunaikan ibadah dikawasan Al Aqsa, dan masih enggan memasuki masjid menyusul pengamanan terbaru, termasuk pemeriksaan ketat dengan detektor logam.Foto:Reuters Perbesar

Umat Muslim menunaikan ibadah dikawasan Al Aqsa, dan masih enggan memasuki masjid menyusul pengamanan terbaru, termasuk pemeriksaan ketat dengan detektor logam.Foto:Reuters

Harianrakyataceh.com, JAKARTA – Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini mengecam kebijakan agresif Israel menutup Masjid Al Aqsa, Palestina, untuk salat Jumat dan lima waktu sejak Jumat (15/7) kemarin.

Laporan terakhir menyebutkan, Israel telah membukanya kembali, Minggu (16/7). Namun umat muslim yang ingin beribadah di sana, termasuk pihak masjid, masih enggan memasuki salah satu tempat suci umat Islam itu karena pemerintah Israel memberlakukan pengamanan baru. Di antaranya dengan pemeriksaan detektor logam dan pemasangan sejumlah kamera keamanan.

Press TV melansir, Israel menutup Al Aqsa usai terjadinya baku tembak yang memakan lima korban jiwa. Dua di antaranya polisi Israel dan tiga warga Palestina.

Menurut Jazuli, tindakan itu sangat rasis, melanggar hak asasi manusia (HAM), dan mengancam perdamaian dunia. “Fraksi PKS mengecam keras penutupan Masjid Al Aqsa karena memiliki akar historis dan punya posisi khusus bagi umat Islam sebagai kiblat pertama dan masjid suci ketiga umat Islam,” katanya.

Anggota Komisi I DPR itu mengatakan, pelarangan salat dan ziarah bagi muslim dunia ke Masjid Al Aqsa akan membawa dampak yang buruk. Apalagi penguasaan dan pendudukan Israel atas Masjid Al Aqsa dan Yerusalem terus mendapat kecaman internasional.

“Israel kembali akan menerima kecaman dari dunia internasional khususnya negara-negara muslim atas tindakan karena bisa menyulut kemarahan umat Islam,” ungkapnya.

Fraksi PKS meminta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia menyampaikan nota protes dan kecaman keras kepada Israel melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan melakukan langkah-langkah diplomasi multilateral untuk menekan Israel.

“Sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia berhak protes atas tindakan Israel, karena Masjid Al Aqsa milik muslim di seluruh dunia,” pungkas Jazuli.

Pelarangan salat Jumat di Masjid Al Aqsa belum pernah terjadi sebelumnya sejak pendudukan Israel di Yerusalem dan Tepi Barat, Juni 1967. Ini merupakan pertama kalinya Masjid Al Aqsa ditutup bagi muslim yang ingin beribadah di sana. (boy/jpnn)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Abu Razak Cek Progres Venue PON

24 July 2024 - 15:00 WIB

Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah

24 July 2024 - 14:47 WIB

Polda Aceh Tahan Mantan Pimpinan Bagian Kredit Bank Mandiri KCP Bener Meriah

24 July 2024 - 12:52 WIB

Polisi akan Tindak Truk Tangki Penyebab Tumpahan CPO di Jalan

24 July 2024 - 11:42 WIB

Jalin Sinergi dan Koordinasi, Kakanwil Pajak Kunjungi Polda Aceh

23 July 2024 - 19:59 WIB

Komitmen OJK Tingkatkan Literasi dan Akses Keuangan Syariah bagi UMKM dan Santri di Aceh

23 July 2024 - 19:52 WIB

Trending di UTAMA