Abusyik Diminta Kurangi Kemiskinan

DILANTIK: Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf menyematkan tanda kehormatan kepada Wakil Bupati Pidie, fadhlullah TM Daud saat prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie, di Gedung Dewan, Kota Sigli, (17/7). ZIAN MUSTAQIN/RAKYAT ACEH

SIGLI (RA) – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf meminta Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyik) dan Wakil Bupati Fadlullah TM Daud seiring sejalan dengan langkah yang akan dilakukan pemerintah Aceh mempercepat pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan angka kemiskinan. Selain itu, memusatkan perhatian pada peningkatan investasi, pariwisata dan perdagangan yang terintegrasi dari hulu ke hilir dengan fokus kepada sektor agro industri, infrastruktur ekonomi, maritim, dan energi.

“Tentunya disesuaikan pula dengan berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Pidie ini. Berikan perhatian kepada kelompok masyarakat miskin, petani yang tidak memiliki lahan, dan anak yatim,” kata Irwandi, Senin (17/7).

Pernyataan itu disampaikan saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie periode 2017-2022, dalam rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, kemarin.

Selain itu, sebagai wilayah yang dikenal dengan hasil pertaniannya, termasuk sebagai sentra penghasil padi di Aceh, maka perhatian dan program-program pembangunan di Pidie hendaknya dapat terus diarahkan pada upaya peningkatan sektor pertanian, antara lain dengan meningkatkan penggunaan teknologi pertanian agar produksi semakin meningkat.

“Tingkatkan promosi agar pemasaran hasil produksi pertanian semakin luas, serta perbanyak komoditi unggulan yang dapat menjadi andalan di wilayah ini.”

Sementara itu, terkait dengan Investasi, Irwandi berharap agar Pemerintah Kabupaten Pidie bisa memberikan perhatian yang besar terhadap peningkatan investasi di wilayah ini.

“Ciptakan iklim investasi yang kondusif, dengan menghadirkan keamanan, kenyamanan, kepastian hukum, serta proses pengurusan yang cepat, efektif dan efisien bagi para investor. Bangun, benahi dan Lengkapi segala infrastruktur ekonomi yang dibutuhkan, termasuk jalan, jembatan, listrik, air bersih dan sebagainya, sehingga arus ekonomi berjalan lancar, dan investasi yang masuk juga meningkat.”

Irwandi juga mengimbau agar Pemerintah Kabupaten Pidie melakukan reformasi birokrasi berkenaan dengan akuntanbilitas kinerja, akuntabilitas keuangan, dan akuntabilitas program.

Dalam pembahasan dan pengesahan APBK, juga diminta agar diupayakan tepat waktu agar pembangunan setiap tahunnya dapat dimulai lebih awal.

Irwandi juga meminta, pengangkatan pejabat di lingkungan SKPK tidak dilakukan berdasarkan hubungan personal, tetapi memang karena memiliki kapabilitas dan kompetensi yang diperlukan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pidie 2017-2022 itu dihadiri seluruh unsur forkopimda Pidie, para tokoh masyarakat Pidie, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Mulyadi Nurdin, serta sejumlah tamu undangan.

Abuchik Ajak Pidie Bersatu

Sementara itu, Bupati Pidie Roni Ahmad dalam sambutannya usai pengambilan sumpah, mengajak seluruh elemen masyarakat Pidie untuk bersatu mendukung kepemimpinannya demi memajukan Pidie dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Roni Ahmad juga mengatakan, segala perbedaan yang terjadi saat kampanye Pilkada lalu hendaknya dilupakan, dan mari bersatu padu meningkatkan tali persaudaraan.
Roni Ahmad juga mengatakan akan meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat demi memberantas kemiskinan dan mengurangi pengangguran.(zia/rel/mai)