Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 23 Jul 2017 02:08 WIB ·

Dorong Sidang PBB untuk Akhiri Kekejaman di Masjid Al Aqsa


 Anggota Komisi I DPR RI Sukamta. FOTO: Dok. FPKS DPR Perbesar

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta. FOTO: Dok. FPKS DPR

Harianrakyataceh.com, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Sukamta mengapresiasi inisiatif Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Husnen Bay Fananie dalam merespons kekerasan di Masjid Al Aqsa, Yerusalem dalam dua pekan terakhir.

Husnen mendorong Konferensi Pers PBB soal Yerusalem yang digelar di Baku, Azerbaijan menghasilkan komunike yang isinya mengecam keras kebijakan Israel yang sempat menutup Masjid Al Aqsa.

“Inisiatif Pak Dubes ini positif untuk mendorong perhatian internasional yang lebih besar, sehingga tekanan kepada Israel untuk membuka kembali Al Aqsa dan menghormati kebebasan beribadah di wilayah Yerusalem bisa terwujud,” ujar Sukamta, Sabtu (22/7).

Sukamta yang juga Sekretaris Fraksi PKS mengingatkan bahwa tindakan Israel menutup Masjid Al Aqsa hanya salah satu dari sekian banyak tindakan diskriminatif yang sering dilakukan terhadap warga Arab, muslim dan juga Kristen.

Menurut Sukamta, problem besarnya adalah Israel melakukan politik penjajahan. Untuk itu dia mendesak dunia internasional menyudahi kekejaman tersebut.

“Semua orang tahu selama ini politik diskriminatif Israel sering dilindungi Amerika Serikat, inilah sumber masalah utama di wilayah Timur Tengah yang diwarnai banyak gejolak. Memanasnya hubungan Arab Saudi dkk dengan Qatar, jika dirunut tidak lepas dari politik Israel dan AS,” ujar Sukamta.

Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS ini berharap upaya proaktif pemerintah Indonesia bisa ditingkatkan dengan mendorong forum internasional yang lebih luas. Tentu dengan solusi yang lebih menyentuh akar masalah, penghentian politik diskriminatif Israel.

“Jika perlu diagendakan Sidang Majelis Umum PBB, ini agar AS sebagai negara yang punya pengaruh terhadap Israel ikut memberi tekanan,” pungkas politikus asal Jogja ini. (fat/jpnn)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Abu Razak Cek Progres Venue PON

24 July 2024 - 15:00 WIB

Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah

24 July 2024 - 14:47 WIB

Polda Aceh Tahan Mantan Pimpinan Bagian Kredit Bank Mandiri KCP Bener Meriah

24 July 2024 - 12:52 WIB

Polisi akan Tindak Truk Tangki Penyebab Tumpahan CPO di Jalan

24 July 2024 - 11:42 WIB

Jalin Sinergi dan Koordinasi, Kakanwil Pajak Kunjungi Polda Aceh

23 July 2024 - 19:59 WIB

Komitmen OJK Tingkatkan Literasi dan Akses Keuangan Syariah bagi UMKM dan Santri di Aceh

23 July 2024 - 19:52 WIB

Trending di UTAMA