Gubernur NTB M. Zainul Majdi (dua dari kiri) saat bersilaturahmi ke kediaman Dahlan Iskan di Surabaya kemarin (22/7) (ALEX QOMARULLA/JAWA POS)

Disela kegiatannya di Jawa Timur, kemarin (22/7) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr TGH M. Zainul Majdi mengunjungi Dahlan Iskan. Pria yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu mengaku tak bisa melupakan jasa mantan menteri BUMN tersebut dalam pembangunan provinsi yang dipimpinnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung tak lama di kediaman Dahlan di Surabaya itu, TGB memaparkan banyak hal soal per­kembangan NTB. Perbincangan juga diselipi diskusi keagamaan.

TGB menyebutkan, salah satu peran Dahlan yang sampai sekarang dirasakan masyarakat di sana ialah perbaikan sistem kelistrikan. “Itu dilakukan sejak Pak Dahlan jadi Dirut PT PLN,” kata alumnus Universitas Al Azhar, Kairo, itu.

Gubernur NTB M. Zainul Majdi (kiri) saat bersilaturahmi ke kediaman Dahlan Iskan di Surabaya kemarin (22/7)

Gubernur NTB M. Zainul Majdi (kiri) saat bersilaturahmi ke kediaman Dahlan Iskan di Surabaya kemarin (22/7) (ALEX QOMARULLA/JAWA POS)

Ketika menjadi Dirut PT PLN, Dahlan melakukan banyak perbaikan sistem kelistrikan di NTB. “Saat ini bahkan di beberapa tempat sudah surplus listrik,” lanjut TGB, yang datang dengan ditemani Direktur Lombok Post (Jawa Pos Group) Choirul Shodiq.

Ketika menjadi menteri BUMN, Dahlan juga pernah punya ide besar mewujudkan waterfront city untuk mengatasi pendang­kalan Teluk Bima. Menurut Dahlan, pendangkalan Teluk Bima harus dicarikan solusi. Sebab, itulah yang membuat kapal besar tidak bisa merapat ke pelabuhan.

Ketika kapal besar tidak bisa masuk ke pelabuhan, otomatis distribusi barang dari Jawa tak akan lancar. Kalau itu terjadi, harga barang-barang dari luar Bima akan tinggi. Gambaran tersebut bisa didapatkan Dahlan karena saat menjadi menteri BUMN pernah seharian mengamati aktivitas di Teluk Bima.

Lewat waterfront city, Teluk Bima yang sudah dangkal dan kotor bisa disulap menjadi indah. Tanpa merusak lingkungan. Daratan Bima juga bisa bertambah ribuan hektare.

Penambahan daratan itu penting karena pertumbuhan penduduk juga tak bisa dielakkan. Apalagi, luas Kota Bima sulit ditambah karena ada pegunungan.

Ide waterfront city tersebut muncul karena Dahlan sering mengamati perkembangan daerah-daerah di Tiongkok. Menurut dia, di Tiongkok banyak kota atau desa yang sebelumnya kumuh dan tertinggal tapi kini bisa maju setelah disulap dengan konsep waterfront city. Ide soal waterfront city itu pernah diungkapkan lagi oleh Dahlan ketika didatangi tokoh dari NTB.

TGB menyatakan bahwa tujuan kedatangannya kemarin bukan hanya silaturahmi pribadi. Tapi juga bagian dari silaturahmi ilmu lewat inspirasi-inspirasi yang dibagikan Dahlan.

gun/eko/c11/ttg