Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 26 Jul 2017 08:53 WIB ·

Ketua MUI: Boikot Semua Produk Israel!


 KH Ma'ruf Amin (Jawa Pos) Perbesar

KH Ma'ruf Amin (Jawa Pos)

Harianrakyataceh.com – ‎Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin‎ mengecam atas tindakan tentara Israel, yang melarang warga Palestina untuk melakukan ibadah di Masjidilaqsa.

Menurut Maruf, sudah selayaknya zionis Israel dihukum oleh dunia. Karena mereka sangat tidak berperikemanusiaan dalam memperlakukan warga Palestina.

“Israel sudah lama melakukan tindakan-tindakan bidadab dan juga melarang orang untuk salat,” ujar Maruf saat ditemui di Gedung Bank Bukopin, Jakarta, Selasa (25/7).

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini juga meminta kepada seluruh negara-negara lainnya untuk bersikap, dan menyelenggarakan sidang istimewa di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terkait kekejaman Israel ini.

Menurut Maruf, dirinya lebih mendukung apabila sidang istimewa digelar di PBB, ketimbang lewat Organisasi Konfrensi Islam (OKI).

“Karena lewat PBB cangkupannya lebih besar. Karena itu negara-negara di seluruh dunia harus segera menggambil satu kesepakatan mengenai Palestina,” katanya.

Maruf juga berharap PBB harus membuat satu keputusan untuk memberikan hukuman terhadap Israel. Salah satu hukuman yang ia sarankan adalah memboikot produk-produk Israel.

“Sehingga mereka nantinya paham dan tidak lagi melakukan tindakan semena-mena terhadap Palestina. Diboikot saja (semua produknya) supaya jera,” pungkasnya.

Sebelumnya, Israel menerapkan aturan melarang pria Palestina berusia di bawah 50 tahun melarang warga salat di Masjidilaqsa. Atas hal itu warga Palestina pun protes keras dan melakukan demonstrasi.

Aksi demontrasi itu pun semakin memanas, dan akhirnya pasukan Israel menyerang peserta unjuk rasa pada Jumat 21 Juli 2017.

Mereka melepaskan tembakan peluru tajam, gas air mata serta peluru karet ke arah warga yang tidak bersenjata.‎ Akibatnya tiga warga Palestina tewas dalam bentrokan di sekitar Kota Tua Yerusalem itu.
(cr2/JPC)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Bukan Cuma Gula! Kelebihan Garam Juga Mengakibakan 6 Risiko Kesehatan hingga Fatal

21 July 2024 - 14:59 WIB

Israel Serang Yaman Lewat Udara 2 Tewas dan 80 Terluka

21 July 2024 - 14:50 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Wakaf Uang Sumber Dana yang Stabil

20 July 2024 - 19:05 WIB

Waqeefa Menyuplai Air Bersih Gelombang Kedua 169.000 Liter di Kecamatan Lhoknga

20 July 2024 - 14:31 WIB

Kapolda Aceh Launching Layanan Penerbitan SIM C1 di Satpas Prototype Polres Pidie Jaya

20 July 2024 - 09:54 WIB

Trending di UTAMA