Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 28 Jul 2017 03:00 WIB ·

Kapten Kapal MS Pacific Eden, memutuskan meninggalkan Perairan Sabang


 Kapten Kapal MS Pacific Eden, memutuskan meninggalkan Perairan Sabang/Ist Perbesar

Kapten Kapal MS Pacific Eden, memutuskan meninggalkan Perairan Sabang/Ist

SABANG (RA) – Angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah perairan Sabang pada Kamis pagi hingga siang hari membuat Kapten Anthony Richard Leonard Herriott, Nakhoda kapal pesiar MS Pacific Eden yang membawa 1.000 turis dari Phuket, Thailand, Kamis (27/7), memutuskan untuk meninggalkan perairan Sabang pada pukul 14.30 WIB kemarin. Keterangan secara resmi dikirimkan kepada Pihak BPKS sabang, karena pertimbangan keselamatan para penumpang Kapal Cruise tersebut.

Kapal Pesiar berbendera United Kingdom tersebut, rencananya akan bersandar di Dermaga CT3 BPKS Kota Sabang pada pagi Kamis Pkl. 06.00 Wib. Bahkan, seremonial penyambutan turis dari berbagai negara sudah disiapkan di lokasi.

Namun, setelah mendapat informasi resmi dari kapten kapal cruise tersebut tidak dapat merapat, kegiatan penyambutan dibatalkan.  Fauzi Umar,Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi BPKS Sabang, kapal pesiar Mewah yang memiliki panjang lebih dari 200 meter dan mempunyai bobot 55.000 GTR itu tiba di perairan Sabang sekitar pukul 06.00 WIB. “kami telah siap menyambut dan melayani,kata Fauzi,memberi keterangan”Kapal yang membawa 605 kru dan 1291 penumpang itu sempat lego jangkar jauh dari dermaga.

Saat kapal berada di wilayah Sabang, cuaca di sana sedang tidak bersahabat. Ketinggian gelombang diperkirakan 1,5 meter hingga 3,5 meter, dan kecepatan angin 8 sampai 20 knots.

Akibatnya, kapal dengan tujuan selanjutnya menuju ke Singapura itu hanya berlabuh di perairan teluk Sabang. Setelah berada di wilayah Sabang beberapa jam, kapal pesiar tersebut akhirnya melanjutkan perjalanannya, sebut Fauzi Umar.Rell

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ratusan masyarakat Aceh Barat deklarasi dukung Bustami maju di Pilkada 2024

20 July 2024 - 21:25 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Peringati 1 Muharram 1446 H Dengan Menggelar Doa Bersama.

20 July 2024 - 16:39 WIB

Aceh Utara Berduka, 226 unit Rumah dan Kedai Rusak

19 July 2024 - 11:35 WIB

Puting Beliung Rusak 53 Rumah Warga Nibong dan Langkahan Aceh Utara

19 July 2024 - 09:59 WIB

Kodim 0102/Pidie Gelar Doa Bersama Peringati Tahun Baru Islam 1446 H

18 July 2024 - 14:06 WIB

Trending di DAERAH