PLN Bantah Anggota Bawa Senpi

ist

SUKA MAKMUE (RA) – Menager PT.PLN (Persero) Rayon Jeuram, Kabupaten Nagan Raya, Triyono menegaskan bahwa petugas PLN tidak ada yang membawa senjata api ketika melakukan penagihan rekening listrik ke pelangan di gampong  Alue Kambuk, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Sabtu (5/8) lalu.

Menurutnya, dalam melakukan penertiban listrik tersebut tim PLN sebanyak tiga orang, dan satu orang anggota pengamanan dari personel Kodim 0116/Nagan Raya.

“Di gampong tersebut ada satu pelangan yang sudah tunggakan rekening listrik sebanyak enam bulan,” kata Menager PLN Rayon Jeuram, Triyono kepada Rakyat Aceh, Senin (7/8).

Menurutnya, saat itu petugas PLN menelpon pemilik rumah dengan memberitaukan bahwa tunggakan rekening listrik rumahnya sudah enam bulan, bila tidak segera melakukan pembayaran akan dilakukan pemutusan sementara.

Lalau pelangan sambil menuju pulang ke rumahnya langsung melakukan pembayaran sebanyak empat bulan, dan masih tersisa tunggakan dua bulan lagi.

“Ketika pelangan sampai ke rumahnya tanpa menjelaskan dengan baik dia langsung marah-marah dan menyerang petugas PLN, dengan mengatakan sudah membayar,  dan petugas PLN meminta pemilik rumah tersebut untuk membayar semua tunggakan tanpa ada sisa,” kata Triyono.

Kemudian saat itu karena pelaku ada percobaan menyerang kepada petugas PLN dengan menggunakan pisau, sehinga pihak pengamanan dari personel Kodim 0116/Nagan Raya mengeluarkan senjata untuk mengantisipasi terjadinya keribusan labih besar. (ibr)