Enam Alam Peudeng Berkibar

DITURUNKAN: Anggota TNI dan Polri menurunkan dua lembar Bendera "Alam Peudeung" yang berkibar di tiang listrik jalan Singkil-Subulusslaam tepatnya desa Tanah Bara Kecamatan Gunung, Kamis (10/9). IDRUS/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Sepekan jelang HUT RI 72, enam bendera Alam Peudeng berkibar di Pidie Jaya dan Singkil. Namun hingga kemarin, aparat keamanan belum mengetahui pelaku pengibar bendera berwarna dasar merah tersebut.

Di Pidie Jaya, bendera berukuran 40×45 centimeter ditemukan aparat Koramil Meureudu. Bendera itu ditemukan di lapangan sepak bola Meureudu, pinggir jalan Gampong Meunasah Lhok, pinggir jembatan layang kantor bupati Pidie Jaya, Cot Trieng, Gampong Manyang serta di pinggir jalan Banda Aceh-Medan, persisnya di jembatan Blang Awe, Gampong Manyang. Ditemukan selembar bendera di setiap lokasi.

Informasi yang berhasil dihimpun, bendera pertama sekali ditemukan Kopral Satu Rudi Hartono sekitar pukul 06.30 WIB, Kamis (10/8). Saat hendak berangkat melaksanakan Apel Kurve ke Beureunuen, ia melihat bendera di pinggir jalan dekat lapangan sepak bola Meureudu. Lalu ia melapor ke Batuud Koramil Meurudu, Serda Sasmito dan melanjutkan informasi tersebut ke Danramil 19/Meureudu Kapten Inf Jailani.

Setelah berkoordinasi dengan Polsek Meureudu, petugas menurunkan bendera tersebut. Sementara pada pukul 07.00 WIB, anggota Koramil 19/Meurudu bersama anggota Polsek Meurudu melaksanakan patroli. Selanjutnya para anggota gabungan Koramil dan Polsek menemukan kembali di tiga lokasi lain. Kini barang bukti empat lembar bendera alam peudeng diamankan di Polsek Meureudu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Iya benar ada penemuan bendera alam peudang tersebut, saat ini pihak kami juga sedang berkoordinasi ke pihak Polda Aceh. Karena menurut informasi yang kami terima di kabupaten lainnya juga ada ditemukan bendera yang sama,” jelas Kapolres Pidie, AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar, SIk.

Dua Bendera di Singkil

Di Singkil, anggota Koramil dan Polsek Gunung Meriah menurunkan dua lembar bendera alam peudang. Ditemukan berkibar di tiang listrik penerangan jalur dua jalan Singkil-Subulusalam, di Desa Tanah Bara, Kamis (10/9).
Berat dugaan bendera dikibarkan tengah malam. Kapolsek Gunung Meriah, AKP Adriamus mengatakan penurunan dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB. “Sudah kita turunkan bersama Koramil 03 Gunung meriah tadi pagi,” sebutnya.
Ia juga menyebutkan, pihaknya belum mengetahui siapa pelaku dan motifnya. Pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu.(amz/mag-74/mai)