Dewan Sahkan Tiga Qanun Nagan Raya

PENGESAHAN: Ketua DPRK Nagan Raya, Hj. Kelimah menanda tangani pengesahan tiga Qanun Kabupaten Nagan Raya di Gedung Dewan, Sabtu (12/8). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya mengesahkan tiga rancangan qanun (Raqun) menjadi Qanun Kabupaten Nagan Raya tahun 2017. Pengesahan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna DPRK di gedung dewan setempat, Sabtu (12/8).

Tiga Qanun tersebut yang sebelumnya diusulkan Pemkab Nagan Raya ke DPRK setempat yang telah dilakukan pembahasan antara eksekutif dan legislatif sejak, Rabu (2/8) lalu. Ke tiga Qaqun tersebut salah satunya Qaqun nama rumah sakit umum daerah (RSUD) Nagan Raya di Ujong Patihah, Kecamatan Kuala, menjadi RSUD Sultan Iskandar Muda.

Qaqun yang disahkan itu, Qanun tentang penabalan RSUD, Sultan Iskandar Muda menjadi nama rumah sakit umum (RSUD) Nagan Raya. Qanun tentang pencabutan Qanun Kabupaten Nagan Raya nomor 17 tahun 2011 tentang retribusi izin gangguan, dan Qanun tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRK Nagan Raya.

Bupati Nagan Raya, T. Zulkarnaini diwakili Sekda, Cut Intan Mala, mengucapkan terima kasih kepada DPRK Naga Raya yang sudah membahan tiga Raqun tersebut secara bersama-sama dengan pihak eksekutif.

Ke tiga rancangan qanun Nagan Raya menjadi qanun Nagan Raya tahun 2017. Perlu kiranya dijelaskan bahwa rancangan qanun tentang nama RSUD Nagan Raya menjadi RSUD Sultan Iskandar Muda yaitu untuk meningkatkan kesadaran, kecintaan dan penghargaan masyarakar Aceh khususnya Nagan Raya kepada para penjuang Aceh.

“Dengan harapan nama besar RSUD Nagan Raya ini akan sebanding dengan palayanan di rumah sakit umum Nagan Raya ini nantinya,” kata Sekda.
Selanjutnya, rancangan Qanun Kabupaten Nagan Raya tahun 2017 tentang pencabutan qanun Kabupaten Nagan Raya nomorr 17 tahun 2011 tentang retribusi izin gangguan hal ini berkaitan dengan surat eda menteri dalam negeri, selain itu pencabutan peratur pedoman penetapan izi gangguan daerah sebagaimana telah diubah dengan peratur menteri dalam negeri nomor 22 tahun 2016.

Dalam kaitannya dengan qanun Kabupaten Nagan Raya tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRK Nagan Raya, hal ini dilakukan amanat pasal 28 untuk melaksana Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017 tentang hak dan administratif pimpinan dan anggota dewan. Administratif pimpinan dan anggota DPRK ditetapkan dengan peraturan daerah. (ibr/bai)