Latihan abungan AS dan Jepang di Takashima. foto China daily

Harianrakyataceh.com, TOKYO – Pesawat tempur milik Amerika Serikat (AS) dan Jepang bermanuver beberapa kali di wilayah barat daya Semenanjung Korea, Rabu (16/8). Dua negara yang bersekutu itu tengah menggelar latihan gabungan.

AS meluncurkan dua pesawat pengebom B-1B yang diterbangkan langsung dari Andersen Air Force Base di Guam. Sedangkan Jepang menggunakan dua pesawat jet tempur F-15.

Pemerintah Jepang menampik tudingan bahwa latihan itu merupakan unjuk kekuatan dan berkaitan dengan ancaman serangan Korea Utara (Korut) ke Guam beberapa hari lalu.

Jika Korut menembakkan misil, beberapa prefektur di Jepang akan dilewati. Menurut juru bicara kementerian ketahanan Jepang, itu hanya bagian dari latihan gabungan selama 19 hari yang diberi nama Northern Viper 2017.

Latihan tersebut dimulai pada Kamis (10/8). Total ada 1.300 pasukan militer Jepang atau Ground Self-Defence Force (GSDF) dan 2 ribu Marinir AS yang terlibat.

”Latihan ini tidak ditujukan untuk negara atau wilayah tertentu,” tegas juru bicara tersebut.

Meski begitu, latihan kemarin cukup mencuri perhatian. Sebab, AS menggunakan pesawat pengebom yang didesain untuk meluncurkan bom nuklir.

Di darat, GSDF dan marinir AS menggelar latihan menembakkan artileri sungguhan di prefektur Hokkaido. Itu adalah kali pertama pasukan AS berlatih di prefektur terbesar di Jepang tersebut.