Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (Dok.JawaPos)

Harianrakyataceh.com – Momentum perayaan milad ke-19 ormas Front Pembela Islam (FPI) hari ini (17/8) terasa kurang lengkap. Ya, rencana kedatangan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab tak kunjung terealisasi.

Sebelumnya, Habib Rizieq berniat pulang ke Indonesia untuk menghadiri milad FPI.

Kuasa Hukum Rizieq, Eggy Sudjana menerangkan, kliennya itu sempat hendak berencana pulang pada 15 Agustus kemarin, lalu berangkat kembali pada 19 Agustus. Namun hal itu batal karena Habib Rizieq ada urusan lain.

“Saya tidak tahu. Apakah dipastikan datang atau tidak. Tapi sejauh ini sepengetahuan saya tidak,” terang dia saat dikonfirmasi, Kamis (17/8).

Adapun salah satu alasan mengapa Rizieq tak jadi pulang karena ingin melaksanakan ibadah haji. “Sekarang sibuk haji. Jadi kemungkinan kepulangannya tipis. Insya Allah saya berangkat 23 Agustus, haji mendampingi beliau,” tambah dia.

“Kan ada pendekatan selama ini mau rekonsiliasi. Nah saya tidak tahu kok rekonsiliasinya mandek atau gimana itu. Ya mungkin akan revolusi lah. Kalau pendekatan omongan Habib, bukan omongan saya. Kan saya lawyernya aja,” papar dia.

Ketika ditanya seperti apa revolusi dimaksud, Eggy masih belum tahu.”Yang tahu hanya Habib Rizieq,” ungkap dia.

Sebelumnya, Habib Rizieq sempat menyuarakan revolusi bila rekonsiliasi dengan pemerintah berakhir buntu. Habib Rizieq menilai terlalu banyak kriminalisasi yang dialami ulama.

(elf/JPC)