Para Ahli Minta PBB Hentikan Pengembangan Robot Pembunuh

Ilustrasi (Pixabay)

Harianrakyataceh.com – Lebih dari 100 ahli robot terkemuka mendesak PBB untuk bertindak guna mencegah pengembangan “robot pembunuh.”

Lewat surat kepada organisasi tersebut, pemimpin kecerdasan buatan (Artificial Intelligent), termasuk miliarder Elon Musk, memperingatkan mengenai “revolusi ketiga dalam peperangan.” Surat tersebut menjelaskan kalau teknologi mematikan otonom adalah Kotak Pandora dan kita sedang dikejar oleh waktu.

Secara spesifik, ke 116 ahli tersebut meminta PBB melarang penggunaan AI dalam mengelola persenjataan. ”Setelah dikembangkan (robot), mereka akan mengizinkan konflik bersenjata diperjuangkan dalam skala yang lebih besar dari sebelumnya, dan pada rentang waktu lebih cepat dari yang dapat dipahami manusia,” kata surat tersebut.

”Ini bisa menjadi senjata teror, senjata yang salahgunakan dan dimanfaatkan teroris untuk menghancurkan populasi tidak bersalah. Senjata ini akan digunakan untuk hal yang tidak semestinya,” tulis pernyataan itu.

Mereka juga mengingatkan kalau kita tidak punya waktu lama untuk bertindak. ”Setelah kotak Pandora ini dibuka, akan sulit ditutup.”

Para ahli meminta apa yang mereka gambarkan sebagai teknologi “salah secara moral” untuk ditambahkan ke daftar senjata yang dilarang berdasarkan Konvensi PBB tentang Senjata Konvensional Tertentu (CCW).

Bersama dengan pendiri dan CEO Tesla, Musk, menandatangani surat tersebut bersama para pemimpin teknologi. Termasuk Mustafa Suleyman, pendiri Google DeepMind.

Berdasar situs internet kelompok robotik ini, sebuah grup PBB yang berfokus pada persenjataan otonom dijadwalkan bertemu pada Senin (21/8). Namun pertemuan tersebut telah ditunda sampai November.

Larangan potensial untuk pengembangan teknologi “robot pembunuh” sebelumnya telah dibahas oleh komite PBB. Pada 2015, lebih dari 1.000 pakar teknologi, ilmuwan dan peneliti menulis sebuah surat peringatan tentang bahaya persenjataan otonom. Di antara penandatangan surat tahun 2015 adalah ilmuwan Stephen Hawking, pendiri Apple Steve Wozniak, dan Musk.

Apa itu ‘robot pembunuh’? Robot pembunuh adalah senjata otonom sepenuhnya yang dapat memilih dan melibatkan target tanpa campur tangan manusia. Mereka saat ini tidak ada tapi kemajuan teknologi membuat mereka lebih dekat dengan kenyataan.(*)

(tia/BBC/JPC)