Hingga Juni, 66 Warga Tewas di Jalan

ilustrasi

SIGLI (RA) – Berdasarkan data dirilis Satlantas Polres Pidie, sampai Juni 2017 ada 66 korban tewas akibat kecelakaan di kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Menurut informasi disampaikan Kasat Lantas Polres Pidie, Iptu Rina Bintar Handayani S.Ik, korban jiwa terbanyak berasal dari Pidie Jaya. “Sampai Juli 2017, ada 117 kasus, 66 diantaranya meninggal dunia, korban jiwa banyak yang di Pidie Jaya. Mayoritas meninggal sudah berumur, sekira 50 tahun keatas,” ujar Iptu Rina, kepada wartawan, di Mapolres Pidie, Kamis (24/8).

Disebutkan, kebanyakan kecelakaan bukan terjadi di jalan negara, melainkan lintas kecamatan, seperti Tangse, Keumala dan Kembang Tanjung. Sedangkan di Pidie Jaya banyak terjadi di Cubo, Lueng Putu dan Ulee Glee.

“Banyak yang di jalan gampong terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa. Di Pidie banyak di Tangse, kondisi jalan sempit dan berliku-liku. Jika di Pidie Jaya, banyak si Cubo, Pante Raja dan Ulee Glee, itu juga karena masih banyak jalan rusak dan sempit,” ungkapnya.

Untuk itu, Kasat Lantas Polres Pidie, Iptu Rina, mengimbau kepada warga agar menghindari anak sekolah dan orang tua yang sudah berumur mengendarai sepeda motor. Karena jika anak-anak kondisi mereka masih labil, sedangkan orang tua, daya kosentrasi sudah lemah, selain itu dia juga mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu-rambu dan tertib berlalu lintas, jelas Rina Bintar. (zia/slm)