Balita Hidrosefalus Butuh Bantuan

Fathan Aries Nugraha, balita berusia 1,5 tahun ini menderita penyakit Hidrosefalus/gizi buruk semenjak dalam kandungan, Ahad (27/8). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

Fathan Aries Nugraha, balita berusia 1,5 tahun ini menderita penyakit hidrosefalus serta gizi buruk semenjak dalam kandungan. Hingga saat ini, sudah menjalani sebanyak tiga kali operasi di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Ibrahim Istra- Suka Makmue

Kemarin, Rakyat Aceh menemui balita yang lahir 30 Mei 2016 lalu itu. Bayi laki-laki tersebut sudah terdeteksi penyakit hidrosefalus ketika masih dalam kandungan, ketika berusia satu bulun sudah disarankan untuk dilakukan operasi.

Namun, anak ke tiga dari pasangan Bambang Irawan (38) dan Idah (37) warga Desun Suka Mulia, Gampong Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya baru dilakukan operasi pertama di usia tujuh bulan, atau pada bulan Desember 2016 lalu, sedangkan operasi terakhir Juli 2017.

Bambang Irawan, mengatakan, anaknya sudah menjalani sebanyak tiga kali operasi, yang sekarang ini sudah terpasang selang dari kepala ke perut. Menurutnya, anaknya saat ini dengan kondisi semakin memburuk, makan dan minum harus di sulang, serta masih sering terjadi kejang-kejang dua hinga empat jam lamanya.

Bambang Irawan yang sehari-hari berkerja sebagai tanaga honor di salah satu Sekolah MIN setempat, sedangkan istrinya, Idah hanya mengurus rumah tangga. Mereka berharap anak ketiganya itu dapat sembuh layaknya anak-anak lainnya yang hidup dengan ceria dalam keluarga.

Kedua orang tuanya sudah tidak lagi berdaya untuk mengobati putra ketiganya agar sembut dari penyakit. “Kami berharap mudah mudahan anak kami bisa cepat sembuh seperti anak-anak lainnya,” kata Bambang Irawan.

Katanya saat ini terlihat dengan kondisi semakin buruk, badan semakin kecil, tingkat kecerdasannya semakin berkurang. Dan bila terjadi penyumbatan lagi terpaksa dilakukan operasi kembali.

“Kami berharap adanya uluran tangan dermawan, yang bisa membantu kami demi untuk membiayai operasi anak kami yang sedang menderita penyakit hidrosefalus ini,” kata Bambang Irawan didampingi istrinya, Idah dengan nada sedih.

Tokoh masyarakat setempat, Sarjono alias Abu Pabrek, mengatakan, balita yang sudah lama mengidap penyakit hidrosefalus sangat berharap uluran tangan dan bantuan. Bagi yang mau menyumbang untuk Fathan Aries Nugraha, bisa datang langsung ke Posko peduli Fathan Ariez Nugraha, di jalan Nasional-Jeuram/Simpang Peut Gampong Paya Undan, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya. Atau melalui donasi : rek 3963-01-018442-53-8 A/n : Sarjono.
“Kami tergugah hati dan bergerak mengajak para dermawan untuk berpartisipasi membantu saudara kita yang sangat membutuhkan kedermawanan, demi meringankan beban mereka dalam mengobati anaknya,” katanya. (ibr/mai)