Polisi Tangkap Pemilik Senpi Ilegal

SENPI ILEGAL: Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto (tengah) dan Kasat Reskrim AKP P. Harahap saat konferensi pers terkait penangkapan tersangka penguna senpi ilegal di Mapolres Aceh Timur, Selasa (5/9). Maulana/Rakyat Aceh.

PEUDAWA (RA) – Polisi menangkap seorang warga Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur berinisial DM (37) atas kasus kepemilikan senjata api ilegal. Saat rumahnya digeledah, tersangka tidak melakukan perlawanan.

Bersama tersangka, polisi turut mengamankan senjata api jenis Revolver serta 64 amunisi aktif. Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto menjelaskan sebelum pengeledahan dilakukan pihaknya mendapatkan laporan, tersangka sering menenteng senjata api di depan warga di desanya.

“Berangkat dari keterangan itu, kita lakukan penyelidikan ke lapangan. Saat dilihat petugas, ternyata benar ada orang yang menguasai senjata secara ilegal sehingga petugas langsung melakukan penangkapan,” kata Kapolres Rudi, didampingi Kasat Reskrim AKP Parmohonan Harahap, Selasa (5/9).

Selain informasi itu sambung Kapolres Rudi, penangkapan pria itu juga berawal dari laporan adanya perederan narkoba di sana. Namun dari pengerebekan yang dilakukan petugas tidak menemukan narkoba yang dimaksud. “Petugas mendapat senjatanya saja, narkoba tidak, walau demikian keberadaan narkoba juga tetap kita selidiki,” kata Rudi.

Katanya, dari pengakuan tersangka padanya senjata yang dimilikinya merupakan titipan orang lain selama 3 bulan. Namun saat diminta bukti titipan tersangka tidak bisa menunjukkan. “Maka ini kita dalami lebih lanjut terkait kepimilikan senjata itu,” kata Kapolres.

Tersangka dijerat Undang-undang darurat tentang menguasai senjata api dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan. Untuk penyelidikan lebih lanjut, ia terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolres Aceh Timur.

Hingga Agustus, Sembilan Senpi Ilegal Diamankan

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi P, membeberkan selama memasuki tahun 2017 pihaknya telah berhasil mengamankan sembilan pucuk senjata api di Aceh Timur. Ia merincikan, senpi yang telah diamankan diantaranya, enam jenis laras panjang dan tiga laras pendek serta sejumlah amunisi.

“Senjata itu ada yang hasil ditangkap dengan laporan perkara dan ada yang menyerahkan dengan suka rela untuk menghindari aksi kriminal lainnya,” kata Rudi. “Jika ada yang masih memiliki untuk segera menyerahkan pada kita, sebelum petugas bertindak melakukan penangkapan.” (mag-75/mai)