Persiraja Fokus Hadapi Play-off

TAMPIL BEDA: Skuat Persiraja Banda Aceh melakukan pose di luar kebiasaan sebelum bertanding dengan Perssu Sumenep di stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (12/11). Dalam laga penutup 16 besar ISC B itu, Persiraja menang 3-0. ARIFUL USMAN/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Persiraja Banda Aceh, dipastikan tersingkir dari perebutan tiket ke babak 16 besar Liga 2 musim 2017. Hal itu setelah PSPS Pekanbaru berhasil mencuri tiga poin dari markas tuan rumah PS Timah Babel pada laga yang digelar di Stadion Depati Amir, Pangkal Pinang, Sabtu (9/9) sore.

Alhasil, PSPS keluar sebagai juara grup mengoleksi 25 poin. Sedangkan PSMS sebagai runner up dengan 23 poin usai menaklukkan tuan rumah Persih Tembilahan 2-0. Sementara Persiraja yang mengoleksi 22 poin, finish di peringkat tiga.

Bersamaan dengan hasil tersebut, PS Timah Babel yang menempati posisi empat dengan 19 poin, akan menjalani play off untuk bertahan di liga 2 musim depan.

Asisten pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas tidak ingin berkomentar terlalu banyak terkait hasil akhir Liga 2 grup 1. “Tapi yang jelas kita akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena kita harus mengambil kesempatan ini untuk bertahan di Liga 2,” kata Akhyar Ilyas pada Rakyat Aceh.

Lebih lanjut, asisten pelatih yang sedang mengikuti kursus Lisensi A AFC ini mengatakan, timnya saat ini mulai fokus untuk menghadapi babak play off. Meski format babak play off belum diketahui akan seperti apa.

“Kita tunggu saja kebijakan PSSI tentang play off, yang jelas kita berharap PSSI bisa membuat format yang fair untuk semua tim,” kata eks pemain Persija Jakarta ini.

Menurut beberapa sumber, peringkat tiga dan peringkat empat Liga 2 saat ini harus mengikuti babak play-off untuk memperebutkan lima tiket agar bisa bertahan di Liga 2 tahun depan.

Andai gagal masuk lima besar, sudah dipastikan musim depan Persiraja akan bermain dengan tim Aceh lainnya, PSBL Langsa yang sudah terlebih dahulu terdegradasi ke Liga 3. (rif)