11 Curanmor dan 23 Motor Diamankan Tiga Tersangka di Bawah Umur Disidik

GELAR PERKARA: Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto,SIK memberi keterangan terkait kasus pencurian sepeda motor di polres setempat, Selasa (3/10). RAKYAT ACEH/RAHMAT HIDAYAT

BIREUEN (RA) – Sebanyak 11 tersangka pemetik dan penadah warga Bireuen dan Aceh Utara berikut 23 unit sepeda motor berbagai jenis, diamankan tim Resmob Satreskrim Polres Bireuen.

Ini merupakan hasil pengungkapan berantai kasus pencurian sepeda motor (curanmor) dalam operasi sikat rencong, mulai 14 September sampai 3 Oktober 2017.

“Hasil pengungkapan enam laporan polisi kita menangkap delapan tersangka pemetik dan tiga penadah sepeda motor curian,” ungkap Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto, SE .,SH bersama Kasatreskrim Iptu Riski Andrian SIK dalam gelar press release operasi sikat rencong 2017, Selasa (3/10) pagi di Mapolres.

Dari sejumlah tersangka itu baru ada tiga berkas pelaku di bawah umur sudah masuk ke tahap dua (penyidikan) dan berkas lainnya menyusul. Delapan tersangka pemetik dijerat dengan pasal 363 KUHPidana ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan tiga penadah dikenakan pasal 363 Jo pasal 480 KUHPidana.

Operasi sikat rencong sifatnya terpusat dari Mabes Polri dan ujung tombak Polres dengan sasaran pencurian kenderaan bermotor. Hasil kerja tim 11 tersangka ditangkap hasil pengungkapan enam laporan polisi kasus pencurian sepeda motor di Bireuen.

Peran tersangka bekerja berdasarkan pesanan dan sepeda motor hasil curian rata-rata di Bireuen itu sudah siap ditampung penadah pertama di Aceh Utara lalu dioper ke penadah kedua dan dijual lagi kepada penadah tiga dengan harga lebih tinggi.

Dari beberapa sepmor berhasil diamankan itu ada yang dicuri pelaku dari dalam rumah korban dan mudah dibawa ada kunci dan ada juga sepmor dicuri dijalan memakai kunci T. “Sepmor hasil curian dijual ke Aceh Utara dan mereka semua satu jaringan,” jelas Kapolres.

Tiga pelaku masih berusia dibawah umur berinisial Muk Bin AL (17) eks pelajar, Saf Bin MI (17) eks pelajar dan Mud Bin Hus (14) ketiganya warga Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen.

Tersangka lainnya antara lain yakni Muhammad Yandi Bin Nuben Bantarisyah (18) eks pelajar, Iswandi Bin Ilyas (27), Munzir Bin Ilyas (29), Bahagia Saputra (28) tani, Taufik Bin Muhammad (38) semua mereka merupakan warga dari Tanjong Beuridi Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen.

Sedangkan tiga tersangka penadah bernama Samsul Bahri alias Mukim Bin Abu Bakar (26) buruh bangunan warga Desa Geulanggang Baroe Kecamatan Lapang dan Nurdin Bin Sabi (39) tani Desa Cibrek Kecamatan Tanah Pasir juga Basyaruddin Bin Yusuf (43) tani Desa Biram Cut Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. (rah/min)