Puluhan Siswa SMA Terlantar di BNI

Rakyat Aceh

SUBULUSSALAM (RA) – Puluhan pelajar SMA Negeri 1 Rundeng yang mendapat Bantuan Siswa Miskin, Program Indonesia Pintar terlihat terlantar didepan Kantor Cabang Pembantu Bank Negera Indonesia (KCP BNI) Subulussalam, Jalan Teuku Umar, Simpang Kiri, Kamis (5/10).

Puluhan siswa penerima Program Indonesia Pintar itu diketahui sudah menunggu sejak pukul 09.00 WIB dan sampai pukul 13.00 WIB mereka belum ada di panggil masuk keruangan sehingga sebagian siswa tersebut terpaksa tidak belajar dan juga harus menahan lapar dan bank tersebut pun sudah tutup pukul 12. 30 dan buka kembali pukul 14.00 WIB ” seharusnya pihak bank sebagai pelayan harusnya melihat kondisi jangan membiarkan siswa tersebut terlantar dan bisa di buat resepsionis khusus untuk melayani siswa-siswa penerima BSM ” kata Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) setempat, Jaminuddin B kepada rakyataceh.

Ia berharap, KCP BNI Subulussalam tidak hanya fokus melayani orang menabung, karena BSM merupakan program pemerintah pusat. Terlebih kata Jaminuddin, kehadiran KCP BNI di Kota Subulussalam merupakan rekomendasi dari MPD Kota Subulussalam kepada Gubernur dan Direktur BNI Aceh agar KCP BNI dibuka di Subulussalam mengingat pada saat itu siswa dari Subulussalam harus ke Aceh Selatan untuk mengambil dana BSM ” jadi kami minta pimpinan BNI harus jeli melihat hal ini ” tambah Jaminuddin.

Masih menurut Jaminuddin, jika tidak sanggup melayani dengan baik ada baiknya Pimpinan KCP BNI Subulussalam di evaluasi oleh pimpinan BNI Aceh, agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini ” karena kami cukup prihatin ketika ada siswa tersebut melaporkan kepada kami bahwa mereka telah hadir dari jam 09.00 menunggu namun sampai jam 13.00 belum pernah di panggil untuk masuk ke bank ” ujarnya.

Jaminuddin juga meminta kepada Pimpinan BNI Aceh untuk menegur Kepala KCP BNI Subulussalam karena dinilai tidak sanggup melayani masyarakat dengan baik. Sebab, kata Jaminuddin kejadian yang sama juga sering ia lihat sehingga kejadian ini sudah sekian kalinya terjadi ” jika tidak sanggup menjadi pelayan yang baik silahkan pimpinannya minggir dari Bank tersebut dan ini ke sekian kalinya MPD melihat pelayan bank tersebut namun tetap saja tidak ada perubahan. Jangan biarkan masyarakat kota subulussalam marah terhadap BNI ” kecam Jaminuddin.

Kepala KCP BNI Subulussalam, Budi Mulia saat didatangi ke kantornya terlihat sibuk sehingga tidak bisa ditemui. Namun, sebelumnya Budi Mulia membalas Watshaap yang dikirim rakyataceh ” siswa masih ada yang kurang datanya sehingga menunggu proses Pak..itu saja..” tulisnya (lim).