Gubernur Lantik Bupati Nagan Raya

DILANTIK: Gubernur Aceh, drh.H.Irwandi Yusuf,M.Sc melantik H.M.Jamin Idham,SE dan Chalidin Oesman,SE sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya periode tahun 2017-2022, di ruang sidang utama gedung Dewan setempat, Senin (9/10). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf melantik H.M.Jamin Idham sebagai Bupati Nagan Raya dan Chalidin Oesman sebagai Wakil Bupati Nagan Raya periode tahun 2017-2022, pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna Istimewa DPRK Nagan Raya di ruang sidang utama gedung Dewan setempat, Senin (9/10).

Pelantikan turut dihadiri Wali Nanggroe, mantan Kapolda Aceh, Anggota DPR Aceh asal Nagan Raya, Danrem 012/TU, sejumlah bupati dan walikota, Bupati dan wakil Bupati Nagan Raya sebelumnya, Forkopinda Nagan Raya, SKPK, pimpinan partai politik, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Irwandi menyebutkan, pelantikan itu merupakan akhir dari seluruh rangkaian proses pelaksanaan Pilkada yang telah berjalan demokratis. Dari lima kandidat yang maju, pasangan H.M.Jamin Idham dan Chalidin Oesman memperoleh suara terbanyak, sebesar 45,88 persen suara.

“Data ini menjadi bukti bahwa pasangan ini mendapat kepercayaan paling besar dari masyarakat Nagan Raya,” kata Irwandi.

Ia berharap, program, visi dan misi yang pasangan H.M.Jamin Idham dan Chalidin Oesman dapat seiring sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Aceh. Secara garis besar, program RPJM Aceh 2017-2022 yang kami siapkan mengusung visi. Terwujudnya Aceh damai dan sejahtera melalui pemerintahan yang bersih, adil dan melayani.

Visi ini akan diuraikan lagi dalam beberapa program prioritas, yaitu, Aceh Seujahtra (JKA Plus), Aceh SIAT (Sistem Informasi Aceh Terpadu), Aceh Caròng, Aceh Energi, Aceh Meugoë dan Meulaôt, Acèh Troë, Acèh Kreatif, Acèh Kaya, Acèh Peumulia, Acèh Damê, Acèh Meuadab, Acèh Teuga, Acèh Green, Acèh Seuninya, dan Acèh Seumeugot.

“Program-program ini akan dituangkan ke dalam RPJM Aceh, dan akan menjadi acuan dalam penyelenggaraan pembangunan di Aceh untuk lima tahun ke depan,” ujarnya.
Menurut ketentuan, Penyusunan dokumen RPJM di Nagan Raya, juga harus mengacu kepada RPJM Aceh dan RPJM Nasional.

“Nagan Raya memiliki potensi sangat besar di sektor perkebunan dan pertanian. Kawasan ini juga kaya dengan bahan tambang. Sedangkan di sektor perikanan, Nagan Raya termasuk salah satu wilayah penghasil ikan tangkap terbesar di Aceh,” sebutnya.

Menurutnya, Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya harus dapat memanfaatkan peluang ini dengan sebaik-baiknya agar dalam lima tahun ke depan Nagan Raya semakin maju dan berkembang. Ia juga berpesan dalam membangun sektor ekonomi, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dapat fokus pada sumber daya yang ada, terutama di sektor perkebunan, pertanian dan perikanan.

“Bupati dan Wakil Bupati harus mengembangkan semua infrastruktur yang dibutuhkan untuk sektor itu, seperti pengembangan pelabuhan CPO, perbaikan transportasi darat dan sebagainya, sehingga aktivitas usaha semakin berkembang,” imbuhnya. (ibr/mai)