Warga Aceh Jaya di Terkam Buaya

KORBAN TERKAMAN: Yulianto (32) mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Teuku Umar Calang setelah diterkam buaya di sungai Gampong Baro Sayeng, Kecamtan Setia Bakti, Ahad (15/10) malam. Rakyat Aceh/Hendra Sayeng

CALANG (RA) – Yulianto (32), warga Gampong Baro Sayeng, Kecamatan Setia Bakti, berhasil menyelamatkan diri setelah diterkam buaya, pada Ahad (15/10) malam.
Yulianto, sembari menahan linu bekas gigitan buaya menjelaskan pada saat kejadian dirinya hendak pulang, meskipun masih di sungai. ” Saya berhenti sejenak membakar rokok, namun tiba-tiba buaya menerkam tangan sebelah kiri saya,” pungkas Anto.

“Saat diterkam, buaya tersebut mencoba memutar untuk menenggelamkan sampan yang biasanya saya gunakan untuk menjaring ikan. Namun, gigitan buaya yang panjangnya sekitar tiga per empat meter lepas. Saya hampir tenggelam,” ujar Anto.
Anto menjelaskan, pada malam itu banyak nelayan yang ke sungai, namun tidak mengetahui insiden, karena lokasi yang berjauhan. “Saya sempat berteriak minta tolong,” ujarnya.

Saat sampan hampir tenggelam, dirinya mencoba bangkit mengambil pengayuh sampan dan berusaha ke tepi sungai yang dekat dengan pemukiman warga. “Warga membawa dirinya ke rumah sakit,” katanya, sembari mengatakan buaya tersebut meninggalkan empat luka gigitan.

Dokter umum Rumah Sakit Teuku Umar Calang, dr. Rudini mengungkapkan gigitan buaya ini dapat menyebabkan infeksi dan kedalaman gigitan buaya ini mencapai 4 cm. “Ada 2 gigitan sedalam 2 cm, dua lagi lecet. Ada 4 bekas luka akibat digigit buaya,” katanya.

Efendi Ar (30), saksi mata mengungkapkan sempat mendengarkan teriakan Yulianto. “Saya kira hanya teriakan biasa, karena sebelumnya buaya sempat menabrak sampan Yawa Wi Yang sedang menjaring ikan,” sebutnya sembari mengatakan wilayah sungai tersebut memang ada rawa-rawa dan sebelumnya BKSDA pernah menangkap buaya di sekitar sungai tersebut.

Ketua Pemuda Gampong Baro Sayeng, Kecamtan Setia Bakti, Nyak Diwan (33) berharap BKSDA Aceh untuk turun ke lokasi. “Memang sejak sebulan yang lalu buaya tersebut sering mengganggu nelayan yang sedang menjaring ikan. Namun, baru kali ini nelayan kita yang jadi korban,” katanya. (mag-67/bai)