TERBENGKALAI: Dua unit Kapal cepat milik Dinas Perhubungan Pemkab Aceh Singkil alami kerusakan pada bahagian mesin akibat penyalahgunaan suku cadang yang tidak standar di tangkahan Nelayan Pakan Lamo pasar Singkil Selasa (24/10). Idrus Syahputra/Rakyat Aceh

SINGKIL (RA) – Dua unit kapal cepat (speed boat) bersubsidi, milik Pemkab Aceh Singkil baru tiga bulan terakhir dioperasikan kini mengalami kerusakan pada mesin.

Akibatnya kapal rute Singkil – Pulau Banyak tersebut berhenti beroperasi. Hingga kemarin masih bersandar di Tangkahan Nelayan Pasar Lama.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Edi Hartono BA, mengatakan kerusakan dua unit kapal cepat akibat salah pemasangan busi yang tidak standar atau SNI pada mesin kapal, sehingga pengapian mesin tidak stabil dan menyebabkan kerusakan pada peston mesin.

“Mekanik kita sudah cek membuka dexel kapal cepat 20 tempat duduk penumpang itu, bahwasanya kerusakan parah hanya pada salah satu kapal, yang satunya lagi tidak begitu signifikan,” kata Edi, Selasa (24/10).

Kapal cepat merek mesin stempel Yamaha itu, masing-masing kapal 400 PK bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) anggaran 2017 yang keduanya senilai Rp2,4 Miliar.
“Fungsi kapal cepat rencananya digunakan untuk penumpang umum.

Namun belum terjadwal, belum ada regulasi atau peraturan penggunaan kapal subsidi itu karena menunggu perubahan yang rencananya tarif/ongkos pertrip rute Singkil – Pulau Banyak maupun sebaliknya Rp100 ribu perorang,” jelas Edi.

Kerusakan sudah terjadi dua hari terakhir, saat itu petugas membawa tamu daerah menuju Pulau Banyak, pada saat berangkat pulang suara mesin tersendat – sendat.

Petugas mengganti busi di toko bengkel Pulau Banyak, ketika sampai di Singkil mesin berulah lagi. “Ketika diperiksa ternyata perputaran peston mesin alami kerusakan alias jim akibat busi yang tidak standar,” jelasnya.

Pihaknya sudah menghubungi distributor kapal cepat di Jakarta, untuk datang Ke Singkil guna memeriksa kedua kapal cepat yang rusak.

“Akan cek setelah, kesalahan penggunaankah atau kualitas, dan meminta masukan jenis spare part apa yang pantas digunakan Kapal cepat ini,” jelasnya. (mag-74/mai)