Bus Pengantin Terjun ke Jurang Belasan Korban Luka-luka

Petugas medis menangani korban bus masuk jurang di Km 21 lintas Bireuen-Takengon, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen, Sabtu (28/10). RAKYAT ACEH/RAHMAT HIDAYAT

BIREUEN (RA) – Bus Nuri Jaya yang dicarter rombongan pengantar pengantin, terjun ke jurang dan menabrak pohon sawit. Peristiwa itu terjadi di Kilometer 21 lintas Bireuen-Takengon, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen, Sabtu (28/10).

Tak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi jelang salat magrib tersebut. Namun sopir dan belasan penumpang terpaksa dirawat di RSUD dr Fauziah, Birieun, akibat luka berat dan ringan yang diderita.

Rem mendadak blong menjadi penyebab utama kecelakaan tunggal bus rombongan antar pengantin dalam perjalanan pulang dari Singgah Mulo, Kabupaten Bener Meriah menuju Teupin Punti Desa Keutapang, Kecamatan Syamtalira Arun, Kabupaten, Aceh Utara.

Mayoritas penumpang merupakan perempuan dan anak. Warga mengevakuasi korban ke Puskesmas Juli I di Desa Teupin Mane, berjarak 10 Km dari lokasi. Korban luka berat langsung dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen.

Sopir bus, Rasyidin (33) warga Desa Lhok Setuy, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, menderita patah kaki kiri. Ia terjepit dashboard bus yang ringsek.

Nasruddin Ilyas (45), korban luka ringan, menyebutkan bus Nuri Jaya BL 7347 NB tersebut membawa 30 penumpang, rombongan pengantar lintoe baroe bernama Putra (27) ke Singgah Mulo. Namun saat melintas di lokasi kejadian, mendadak rem blong sehingga bus masuk jurang dengan kedalaman sekitar lima meter.

Hal serupa juga disampaikan Zainuddin (28), sopir cadangan. Warga Desa Lhok Setuy, Kecamatan Baktia, Aceh Utara itu juga menyatakan sopir bus Nuri Jaya BL 7347 NB tetap berusaha keras mengendalikan laju, hingga menabrak pohon sawit hingga menyebabkan dirinya terjepit.

“Sejumlah penumpang luka berat dan ringan dan Rasyidin terjepit baru dapat dikeluarkan sekitar 30 menit, setelah bodi depan bus ringsek dibantu tarik truk colt,” ungkap Zainuddin yang juga adik sopir.

Kasatlantas AKP Yasnil Akbar Nasution, SIK membenarkan keterangan para korban dan sopir cadangan bus Nuri Jaya, kecelakaan tersebut disebabkan rem blong.

Dokter IGD Puskesmas Juli, dr Taufik mengatakan setelah mengetahui kejadian tersebut pihaknya mengerahkan ambulan untuk membantu evakuasi korban. Katanya, empat korban yang mengalami luka berat terpaksa dirujuk ke RS dr Fauziah.

Sementara Dr Intan menjelaskan, seluruh korban telah mendapatkan penangganan. Korban terparah, merupakan sopir. Ia mengalami patah kaki kiri.(rah/mai)