Perpas Galang Dana, Walikota Perintahkan Sekda Pantau Njuah

Perpas Galang Dana, Walikota Perintahkan Sekda Pantau Njuah/Kaya Alim

SUBULUSSALAM (RA) – Persatuan Pemuda Subulussalam (Perpas) Simpang Kiri, menggelar aksi peduli Njuah Masdiani yang kini dirawat insentif di RSUDZA Banda Aceh usai upacara peringatan Sumpah Pemuda di alun-alun Souraya, Kecamatan Rundeng, Senin (30/10). Njuah penderita Atresia Bilier memerlukan dana untuk dilakukan operasi liver yang nantinya di rujuk ke RSCM Jakarta.

Usai upacara, personel perpas langsung menyambangi peserta upacara dengan menyodorkan kardus yang bertempelkan foto keadaan Njuah. Melihat aksi peduli perpas, Walikota Subulussalm, H. Merah Sakti yang sedang duduk disamping Wakilnya langsung turun tangan dan menegaskan kepada Kepala SKPK untuk memberikan sumbangan.

” di sini saya meminta kepada Kepala SKPK untuk turut menyumbang Njuah Masdiani. Saya tidak menekankan banyaknya tapi berikan se ikhlasnya ” kata Merah Sakti.

Dengan menunjuk masing-masing kepala SKPK untuk memberikan sumbangan, Merah Sakti berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar Rp 40 juta lebih. Namun, meski baru di ikrarkan untuk menyumbang, Merah Sakti menekankan kepala SKPK untuk tidak mengingkarinya untuk memberikan sumbangan sesuai yang dijanjikan ” jangan anda ingkari janji yang sudah anda ikrarkan untuk menyumbang Njuah Masdiani. Nanti adek-adek perpas akan menagih janji yang sudah diikrarkan ” tegas pria berkumis tebal ini.

Selain itu, Merah Sakti juga memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk terus memantau keadaan Njuah ” pak sekda saya minta untuk terus memantau keadaan Njuah Masdiani yang kini dirawat di RSUDZA Banda Aceh ” pinta Sakti.

Sementara, pengurus Perpas Simpang Kiri, Irwan Kombih kepada rakyataceh menjelaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan penggalangan dana untuk Njuah. Aksi peduli tersebut yang digelar Perpas sebagai bentuk rasa peduli terhadap Njuah penderita Atresia Bilier yang merupakan penyakit langka yang butuh pembiayaan banyak ” langkah ini sebagai bentuk rasa kepedulian kami terhadap Njuah ” kata Irwan Kombih (lim)