Izin Tak Diperpanjang, Manajemen Blak-blakan soal Kondisi Alexis

Juru Bicara Hotel Alexis, Lina Novita dan M Fajri ketika memberikan keterangan pers di lantai II Hotel Alexis, Selasa (31/10) (Elfany Kurniawan/Jawapos.com)

Harianrakyataceh.com – Penutupan Hotel Alexis berbuntut panjang terhadap nasib para karyawan di sana. Terhitung sejak 30 Oktober kemarin, seluruh pekerja terpaksa dirumahkan, menyusul tak diperpanjangnya izin hotel Alexis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Juru Bicara Alexis, Lina Novita mengatakan, total ada sekitar 1000 karyawan yang sudah di-PHK.

“Di sini ada pegawai tetap berjumlah 600 orang. Sementara pegawai lepas ada 400 orang,” kata Lina dalam konferensi pers di Hotel Alexis, Selasa (31/10).

Bahkan saat ini, kata dia, hotel sama sekali tak beroperasi baik untuk penginapan atau fasilitas-fasilitas lainnya.

Hotel Alexis

Penampakan Hotel Alexis hari ini (31/10). Manajemen memasang kain hitam, sebagai tanda ditutupnya izin operasional hotel dan pijat Alexis. (Elfany Kurniawan/Jawapos.com)

“Sementara kami ambil langkah itu (dirumahkan). Kami menghormati keputusan PTSP. Kami stop operasional sehingga sementara (pekerja) tak perlu bekerja,” sambung dia.

Lina mengatakan, surat yang dikeluarkan Provinsi DKI Jakarta terkait tak diperpanjangnya hotel Alexis, hanya berdasar laporan masyarakat. “Bukan putusan untuk membatalkan usaha,” tegas dia.

Dia berjanji manajemen Alexis siap memperbaiki pelayanan dan fasilitas yang selama ini dikeluhkan masyarakat. “Kami harap dengan adanya mediasi dengan Pemprov kami diberikan ruang untuk menyampaikan apa yang harus kami perbaiki,” pungkasnya.

(elf/ce1/JPC)