Masyarakat Barat Selatan Tanya Terowongan Geurutee ke Dewan

Ist
Banda Aceh (RA)  Pembangunan terowongan Geurutee Aceh di perbatasan Aceg Besar dan Aceh Jaya yang sudah diwacanakan sejak lima tahun lalu perlu segera diwujudkan.
“Kita memang sangat mengharapkan agar terowongan ini segera dibangub. Karena jangan sampai berlarut – larut dan menimbulkan tanda tanya kapan dibangun’,¬† ujar Hingga saat ini, kata Iskandar belum ada tanda’-tanda segera dilakukan pekerjaan. Bahkan, banyak masyarakat yang bertanya pada dirinya selaku anggota dewan dari daerah pemilihan X – Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya dan Simeulue. ‘Saya ada yang bertanya kapan dibangun. Sampai sekarang belum ada tanda-tandanya maka saya juga meminta pusat agar segera merealisasikannya’, katanya lagi. Menurutnya terbangunnya terowongan geurutee ini merupakan mimpi masyarakat Barat – Selatan Aceh dimana sejak zaman dahulu hingga sekarang masih menggunakan jalur ini yang sangat perlu kehati-hatian sebab jalan yang sempit. Jalan ini sudah tidak cocok lagi, karena untuk pelebaran tidak mungkin. Kalaupun diperlebar maka akan longsor. Tetapi apa mau dikata karena itulah jalan yang baik saat ini dibandingkan jalan dari Geumpang, Pidie tembus Beutong, Nagan Raya. Memang ada jalan Jantho – Lamno dan saat ini sedang dikerjakan tetapi belum tembus diharapkan jika terbukanya jalan ini tahun depan mungkin akan lebih lancar lagi dan semakin terbukannya akses Jantho sebagai ibukota Aceh Besar. Iskandar mencontohkan terowongan ini panjang hanya 2 km tidak sama dengan terowongan yang ada di pegunungan Mon Blanc, Italia sejauh 12 km. Masuknya dari Swiss dan keluarnya di Italia. ‘Saya sudah meninjau terowongan di Italia dan rata-rata setiap jalan yang ada gunung dibuat terowongan agar memperlancar transportasi dan mengurangi kecelakaan’, jelasnya. Pegunungan Geuruetee bisa memajukan pariwisata Aceh Jaya dan Aceh Barat – Selatan dimana sepanjang pantai justru terlihat sangat indah pemandangan yang masih asri belum dipoles Selain itu, dapat juga membangkitkan ekonomi masyarakat di daerah itu. Sebab, sekarang ini saja sudah terlihat banyak pondok-pondok kecil di sepanjang kaki gunung geuruete¬† berjualan dan umumnya masyarakat di daerah itu. ‘Saya berharap pada tahun depan sudah ada titik terang pembangunan terowongan ini dan akses mayarakat barat – selatan semakin lancar menuju ibukota provinsi Aceh’, demikian Iskandar. (imj)