BNNP Aceh Sampaikan Bahaya Narkoba di Unmuha

STOP NARKOBA: Fasilitator Rehabilitasi BNNP Aceh, Ners Rosdiana, SKM.,S.Kep menerima bingkisan setelah menjadi Narasumber pada Acara Kuliah Umum "Sosialisasi Edukasi Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah dan Bahaya Narkoba" di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh, Kamis (2/11). FOR RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Faisal Abdul Naser, M.H, diwakili Ners Rosdiana, SKM.,S.Kep, selaku fasilitator rehabilitasi BNNP Aceh memenuhi undangan Bank Indonesia untuk menjadi narasumber pada acara kuliah umum “Sosialisasi Edukasi Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah dan Bahaya Narkoba” di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh.

 

Acara yang difasilitasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, dan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh, Kamis (2/11).

 

Dalam kegiatan itu, Ners Rosdiana menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba yang dapat menghancurkan generasi bangsa.

 

Ia juga menjelaskan tentang proses terbentuknya ketergantungan narkoba dan ciri ciri pengguna narkoba, serta dampak terhadap generasi muda. Saat memberikan penjelasan, juga turut diiringi dengan pemutaran vidio tentang efek buruk narkoba yang mampu menghipnotis para peserta.

 

Pemaparan itu juga cukup menarik antusias yang begitu tinggi baik dari Rektor, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Dekan dan para dosen. Tidak lupa Ners Rosdiana mengajak peserta untuk menjauhi narkoba dan fokus mengejar prestasi dan cita cita juga dapat menjadi penggiat anti narkoba di Universitas Muhammadiyah Aceh, Ners Rosdiana juga menyampaikankan tentang bahaya rokok bagi kesehatan.

Sementara itu, Rektor Unmuha Bapak Dr. Muharrir Asy’ari, Lc.,M.Ag menyampaikan, saat ini narkoba sudah merajalela di kalangan generasi muda.

 

Ia menyatakan sangat berterima kasih kepada narasumber, karena telah mengangkat tema tentang narkoba, merupakan hal yang dilarang oleh Allah, karena termasuk dalam khamar, dan Khamar bersifat haram.

Menurutnya, materi narkoba juga sangat layak disampaikan di kampus untuk mengantisipasi mahasiswa memakai narkoba, dan juga agar lingkungan kampus terbebas dari narkoba, dan tidak menjadi sarang dari para bandar narkoba.

Disamping itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh juga mengatakan pentingnya menyisipkan materi tentang Narkoba melihat kondisi saat ini. (slm)