BNN Aceh Kukuhkan Satgas Narkoba Unigha

KULIAH UMUM: Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H melakukan Kuliah Umum dan Pengukuhan SATGAS Anti Narkoba di Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA) Sigli, Selasa (7/11). FOR RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA) – Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser, MH melakukan kuliah umum dan pengukuhan satgas anti narkoba di Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli.

Dengan tema “Mewujudkan Generasi Muda Indonesia Yang Terpelajar, Berprestasi, Berkarakter Tanpa Narkoba” yang dilaksanakan di gedung Leguna Unigha. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Unigha, Drs. Sulaiman Usman, MPd, para dosen Unigha, Muspika Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Mila, beberapa BEM dari Perguruan Tinggi di Aceh dan mahasiswa Unigha yang berjumlah 600 orang.

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Universitas Jabal Ghafur Sigli, Drs. Sulaiman Usman, MPd yang dalam sambutannya mengatakan narkoba sudah sangat mengancam persatuan bangsa dan mengancam generasi penerus bangsa, maka dari itu sudah seharusnya diperangi bersama.

Mengingat bahaya narkoba sudah sangat mengancam, maka dipandang perlu adanya Satgas Anti Narkoba di Unigha ini, yang dilantik langsung oleh Kepala BNN Provinsi Aceh. “Dengan harapan dimana Satgas ini dapat menjadi penghalau beredarnya narkoba dan penyalahguna narkoba di Universitas Jabal Ghafur Sigli,” harapnya.

Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser, MH, dalam kuliah umumnya diawali dengan pemutaran video darurat narkoba yang disambut serius oleh para audien. Brigjen Pol Faisal AN melanjutkan Indonesia saat ini dalam situasi darurat narkoba, begitu juga di Aceh saat ini.

Peredaran Gelap Narkoba sudah masuk ke pelosok-pelosok gampong, dimana generasi penerus kita yang menjadi target peredarannya, yang akan menjadi penyalahguna narkoba. Saat ini pengguna narkoba sudah merambah ke segala golongan dengan tanpa memandang kedudukan dan jabatan.

Untuk itu saya mengajak kepada seluruh civitas akademika dan mahasiswa untuk bersama-sama kita perangi narkoba dan serta menjauhi narkoba. Dikesempatan ini Kepala BNNP Aceh juga menjelaskan bagaimana dampak dari penyalahgunaan narkoba dan menjelaskan mengenai rehabilitasi dalam penanganan penyalahguna narkoba.

Brigjen Pol. Faisal AN melanjutkan mengingat bahaya narkoba yang sangat dahsyat maka dibuat program-program unggulan yang langsung menyentuh masyarakat, yang terangkum dalam Program Quick Wins BNNP Aceh, yaitu: Mempercepat GDAD, BNNP Saweu Kampus, BNNP Saweu Sikula, BNNP Saweu Dayah, BNNP Saweu Gampong, BNNP Saweu Mesjid/Meunasah, BNNP Saweu Warung Kupi, dan Patroli Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (Patroli P4GN).

Dengan harapan melalui Program-program tersebut masyarakat dapat mengetahui dan memahami mengenai Bahaya dan dampak buruk dari Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

Sehingga Aceh yang kita Cintai dapat maju dan mandiri yang bebas narkoba.
Diakhir materinya, Brigjen Pol. Faisal AN menutup dengan kutipan “Belajarlah dari Sejarah Hancurnya Generasi Karena Narkotika. Lakukan Perbaikan Segera. Apapun yang Kita Kerjakan Ini Merupakan Pengabdian Kita Kepada Bangsa dan Negara”. Mengutip kalimat Kepala BNN RI Budi Waseso. (liz/bai)