Tambang Emas Ilegal Beutong Dihentikan

TAMBANG ILEGAL: Tim Gabungan TNI-Polri menghentikan tambang emas illegal di Beutong, Nagan Raya, Kamis (9/11). IBRAHIM ISTRA/RAKYAT ACEH

SUKA MAKMUE (RA) – Tim gabungan menghentikan penambang emas ilegal di sepanjang Krueng Cut, kawasan Gampong Blang Leumak, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Kamis (9/11).

Tim yang terdiri dari Personel Polres Nagan Raya, Personel Kodim 0116 Nagan Raya, PM, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, serta pihak terkait lainnya itu dipimpin Kabag Ops Polres Nagan Raya, Kompol Burhanuddin.

Pada penertiban tambang emas ilegal, tim berjalan sejauh 40 kilometer dari pusat perkantoran pemerintah Kabupaten Nagan Raya, atau 2,5 jam perjalanan dengan mengunakan mobil Double Cabin. Sementara bila dari pemukiman warga sekitar 11 kilometer.

Dalam operasi tersebut, tim menemukan 41 alat berat jenis becho (escavator) yang terparkir di depan rumah warga serta di sepanjang jalan Krueng Cut. Berat dugaan diturunkan dari lokasi tambang yang berada di hutan.

Di lokasi tambang emas ilegal, pelaku mengunakan kapal bahkan alat becho di sepanjang Krueng Cut, kawasan Gunung Rime yang hampir tembus ke Gunung Singgah Mata, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya.

Petugas juga mencurigai masih banyak becho yang sudah di turunkan ke pemukiman warga dan disembunyikan untuk menghindari razia.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Mirwazi meminta para penambang emas ilegal dalam waktu sepekan untuk segera menurunkan alat berat dari lokasi tambang. Ia mengaku akan menindak tegas setiap penambang bila tak patuh.

“Kita melakukan penertiban dan himbauan kepada masyarakat agar tidak merusak lingkungan dan kegiatan penambang ini tidak dibenarkan,” katanya.
Ia menyebutkan, pihaknya sudah pernah melakukan tindakan sebelumnya. Namun pelaku tetap saja membandel.

“Untuk sementara ini tidak ada lagi aktivitas di lokasi tambang, yang sebelumnya sudah dilakukan himbauan ke lapangan. Ini bila ada yang melakukan penambangan lagi, maka akan kita tindak tegas,” kata Mirwazi. (ibr/mai)