Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 13 Nov 2017 09:30 WIB ·

Dato’ Dr. Nasharudin Mat Isa: Kerjasama Indonesia-Malaysia Semakin Cerah


 Puluhan mahasiswa Malaysia di Aceh hadir dalam Kegiatan Program Malaysia Indonesia Convention MYICON 2017 yang  berlangsung di Gedung Anjong Mon Mata Banda Aceh, Ahad (12/11).
HENDRI/RAKYAT ACEH Perbesar

Puluhan mahasiswa Malaysia di Aceh hadir dalam Kegiatan Program Malaysia Indonesia Convention MYICON 2017 yang berlangsung di Gedung Anjong Mon Mata Banda Aceh, Ahad (12/11). HENDRI/RAKYAT ACEH

BANDA ACEH (RA)– Puluhan mahasiswa Malaysia di Aceh hadir dalam Kegiatan Program Malaysia Indonesia Convention MYICON 2017 yang berlangsung di Gedung Anjong Mon Mata Banda Aceh, Ahad (12/11).

Kegiatan ini bertajuk tema “Wasatiyyah – Bersatu Dalam Kepelbagaian,” diisi oleh Dato’ Dr. Nasharudin Mat Isa Pengerusi Eksekutif & Ketua Pegawai Eksekutif Yayasan Gerakan Kesederhanaan Global GMMF, Prof. Dr. H. Syahrizal Abbas MA Direktur Program Pascasarjana PPS UIN Ar-Raniry dan Gubernur Aceh Irwandi Jusuf.

Dalam kegiatan ini, Ybhg. Dato’ Dr. Nasharudin Mat Isa menyampaikan materi Dasar Wasatiyah Pencetus Pembangunan Insan Penghubung Keimanan dan Keamanan.

Pada kesempatan ini Mat Isa menjelaskan berpandangan, usaha mempromosi konsep kesederhanaan di rantau ASEAN perlu dilakukan secara meluas di peringkat akar umbi, karena di Aceh banyak potensi yang harus dikembangkan seperti kekayaan alam, budaya dan lingkungan kehidupan.

“Kita mesti turun padang bersemuka dengan orang ramai dan memberi penerangan tentang gerakan kesederhanaan dalam bahasa yang mereka fahami,” jelasnya.

Ia berpedapat kerjasama Indonesia dan Malaysia semakin cerah dan akan memberi manfaat kepada keduanya sejajar dengan konsep wasatiyyah atau kesederhanaan, dengan menyampingkan perbedaan masing-masing.

Sementara itu pematari selanjutnya disampaikan olehProf. Dr. H. Syahrizal Abbas MA Direktur Program Pascasarjana PPS UIN Ar-Raniry Syariat Wasattiyah di Aceh dan Relevasinya dengan Pembangunan Sumber Daya Manusia. Sedangkan Gubernur Aceh akan menjelaskan tentang Aceh secara luas. (ibi/mai)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Jaga Ekosistem Alam, Kodim 0102/Pidie dan Jajaran Semai 3000 Bibit Pohon Keras dan Manggrove

17 July 2024 - 12:44 WIB

Kodim 0102/Pidie Dan Subdenpom IM/1-3 Sigli Periksa Kelengkapan Kenderaan Prajurit

16 July 2024 - 11:57 WIB

DPRK Abdya Usul Tiga Nama Calon Pj Bupati

16 July 2024 - 06:22 WIB

Siapkan Hadiah Rp 30 Juta, Piala Ketua Askab PSSI Bireuen Bergulir di Cureh

16 July 2024 - 06:19 WIB

Operasi Patuh Seulawah, Ingatkan Pengendara Kembali Tertib Berlalulintas

15 July 2024 - 17:29 WIB

Dukung PON dan Ekonomi Syariah, KB Bank Syariah Hadir di Lhokseumawe

14 July 2024 - 19:24 WIB

Trending di DAERAH