MoU Disdukcapil dan Sektor Kesehatan Pembuatan Akta Kelahiran Dipercepat

KERJASAMA: Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH,.M.Si melihat kepala SKPK dan pihak rumah sakit menandatangani perjanjian kerjasama percepatan pembuatan akta kelahiran, Senin (20/11). RAKYAT ACEH/RAHMAT HIDAYAT

BIREUEN (RA) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil jalin kesepakatan (MoU) dengan sektor kesehatan, untuk mempercepatan pembuatan akta kelahiran dengan nama program bayi lahir dapat akta atau Ba Data.

Kesepakatan digelar di lapangan upacara kantor Pusat Pemerintah Kabupaten di Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, disaksikan Wakil Bupati, Senin (20/11) pagi.

Acara ini rangkaian upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 53 digelar Pemerintah Kabupaten Bireuen
Penandatangan MoU dilaksanakan Kepala Disdukcapil Bireuen Drs M Djakfar Majid, M.Si dan Kepala Dinas Kesehatan dr Amir Addani, M.Kes, Direktur RSUD dr Fauziah dr Mukhtar MARS termasuk juga pimpinan rumah sakit RS BMC Juli, RS Avicenna RS Malahayati, RS Telaga Bunda dan RS Jeumpa Hospital.

Maksud dan tujuan perjanjian kerjasama itu untuk peningkatan pelayanan pembuatan akta kelahiran kepada bayi baru lahir secara efektif dan efisien, dalam rangka pemenuhan hak identitas anak untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan, pendidikan dan bentuk pelayanan lainnya.

Melalui program Ba Data setiap bayi yang baru lahir difasilitas kesehatan, baik di rumah sakit, puskesmas dan polindes akan dibantu pengurusan akta kelahiran, melalui petugas ditunjuk secara khusus. Ini merupakan bentuk pelayanan kesehatan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan telah disedikan oleh pemerintah.

Atas dasar itu, untuk dapat terimplementasikannya pelayanan pembuatan akta kelahiran bagi bayi baru lahir secara cepat, mudah dan gratis melalui sektor kesehatan yang telah dibahas dan disepakati oleh masing-masing instansi, perlu dilakukan lounching.

“Ini program KOMPAK yang diimplementasikan Pusat Kajian Pendidikan dan Masyarakat (PKPM),” terang Koordinator PKPM Kabupaten Bireuen Amirullah kepada Rakyat Aceh selesai Wakil Bupati dan para kepala SKPK dan rumah sakit pemerintah juga swasta menandatangani kerjasama dimaksud.

Khusus di Bireuen, pencapaian target 85 persen kepemilikan akta kelahiran salah satu program kerja 100 hari kepemimpinan H Saifannur, SSos dan Dr H Muzakkar A Gani,SH,M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen Periode 2017-2022.

Selain itu kebijakan penting yang telah dikeluarkan adalah Surat Edaran Bupati Bireuen Nomor: 472/743/SEDKPS/ 2017, tanggal 14 Agustus 2017, tentang percepatan cakupan akta kelahiran dan akta kematian di Kabupaten Bireuen, mengamanahkan perlu pelayanan berjenjang lintas sektor, termasuk sektor kesehatan untuk mendukung program 100 hari tersebut.

Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut adalah, melalui kerjasama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan sektor kesehatan, yang secara khusus memberikan pelayanan bidang persalinan di fasilitas kesehatan, terang Amirullah. (rah.min)