DPRK Aceh Jaya Desak Pembangunan Terowongan

Rakyat Aceh

BANDA ACEH (RA) – Anggota Komisi C DPRK Aceh Jaya, Saudi berharap pembangunan terowongan Geurute dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA). “Saat ini masyarakat pantai barat masih dimimpikan pembangunan terowongan Geurute. Namun kita harapkan di pantai barat jangan hanya satu program yang masuk ke dalam program strategi nasional,” ujar Saudi, Rabu (22/11).

Ia menyebutkan, sebelumnya terowongan Geurute telah dimasukkan ke dalam Qanun RTRW Aceh Jaya. “Semoga ini (pembangunan) bukan hanya sekedar wacana namun dapat direalisasi oleh Pemerintah Aceh,” harapnya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Komisi C DPRK Nagan Raya, NR Khalidi. Alasannya, masyarakat pantai barat Aceh sudah sangat membutuhkan.

Bupati Aceh Jaya, T Irfan TB menyebutkan, Gubernur Aceh menyampaikan pembangunan terowongan masih dipelajari. Pasalnya, menghabiskan anggaran nyaris Rp5 triliun.
“Program strategi nasional Aceh satupun tidak masuk untuk Aceh Jaya. Namun kita harapkan dapat dimasukkan satu program strategi nasional baik dibangunnya terowongan geurute maupun jalan tol laut,” sebutnya.

Sementara Anggota DPRA T Iskandar Dawot, mengungkapkan terowongan geurute merupakan kebutuhan kolektif rakyat Aceh di barat selatan. Hal itu sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan.

“Sementara pemerintah Aceh jangan hanya berjanji dan berharap dari pihak asing tanpa berbuat apa-apa. Hingga saat ini belum nampak action plan pembangunan terowongan geurute,” ujar Iskandar. (mag-67/mai)