21 Ruko di Aceh Selatan Terbakar

21 unit bangunan ruko milik masyarakat hangus terbakar di Desa Kuta Buluh 2, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, Jum'at (01/12) sekira pukul 15.30 WIB.

TAPAKTUAN (RA) – 21 unit bangunan ruko milik masyarakat terbakar di Desa Kuta Buluh 2, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan, Jum’at (1/12) sekira pukul 15.30 WIB.

Informasi yang Rakyat Aceh himpun dari seorang warga setempat, Bambang, yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan pada pukul 15.15 WIB, api berawal dari konsleting listrik di ruko milik saudara Lajudin, salah satu pedagang mie.

“Konsleting listrik tersebut berada di plafon ruko milik saudara Lajudin, dimana api terus membesar dan membakar ruko-ruko yang bersebelahan dengan ruko saudara Lajudin,” terangnya.

Lanjutnya, pada pukul 15.30 WIB, 5 unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi dan langsung memadamkan api.

“Pada pukul 17.30 WIB, api baru dapat dipadamkan. 5 unit mobil pemadam dikerahkan dari Labuhan Haji Raya dan pemadam dari Tapaktuan, serta dibantu oleh masyarakat sekitar, personil Koramil dan anggota Polsek Meukek,” ungkap Bambang.

Adapun nama-nama yang menempati ruko tersebut, yang berhasil Rakyat Aceh Himpun yakni Hijan (45), Nyakru (34), Mus Tamita (47), Hamdi (35), Adi (43), Sifan (38), Helmi (52), Ihsan (33), Adi (38), Rizal (36), Agop (48), Lahmudin (40), Kudus (36), Ujang (36) dan Pane (50). Selanjutnya, Jufrizal (52), Adi (38), Mustapa (50), Khairul (34), Syamsuri (45) dan Ihsan (28).

Akibat kejadian tersebut sempat terjadi kemacetan arus lalulintas sepanjang 2 km dikarenakan lokasi kebakaran di tepi jalan Nasional Tapaktuan-Blangpidie namun saat ini arus lalulintas sudah normal kembali.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai milyaran Rupiah. (mag-79/bai)