Mahasiswa Unimal Kecam Donald Trump

DEMO TRUMP: Massa dari berbagai organisasi melakukak aksi demo mengecam kebijakan Presiden AS, Donald Trump terhadap Palestina di Lhokseumawe, Senin (11/12). ARMIADI/RAKYAT ACEH

LHOKSEUMAWE (RA)- Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, mengecam Presiden Amerika Donald Trump, atas pengakuannya Yerussalem sebagai Ibukota Israel.

Itu disampaikan Donald Trump dalam pernyataan resminya dan diumumkan di Gedung Putih, Washintong DC, pada Rabu (6/12) siang waktu setempat.

Pengakuan itu dinilai telah menimbulkan kontroversi dan menuai kecaman dari seluruh dunia. Namun, khususnya Presiden Indonesia Jokowi harus lebih tegas dan memihak kepada Palestina untuk memperjuangkan hak mereka.

“Jadi sebagai rasa solidaritas kita kepada Yerusalem, maka kami mahasiswa mengelar aksi kecaman kepada Doland Trump dengan pawai obor malam ini,”ucap Koordinator Lapangan, Abi Afjar, Senin (11/12) malam.

Katanya, aksi kecaman itu berlangsung pada pukul 20.30 WIB, dengan titik kumpul di Islamic Centre Lhokseumawe. Kemudian melanjutkan long march sambil berorasi dan membentangkan spanduk kecaman hingga ke Simpang Jam Pusat Kota Lhokseumawe. Lalu kembali lagi ke Islamic Center.

Dalam orasinya dia menegaskan, kegiatan pawai obor dalam rangka memperingati hari HAM Se-dunia.“Kita kutuk Donald Trump jangan asal mengeluarkan pernyataan yang kontroversial. Itu sudah pelanggaran HAM, karena HAM ini kan hak kodrati yang harus didapat oleh rakyat Palestina,” tegasnya.

Sebut Abi, pernyataan resmi Presiden Amerika itu sudah melanggar HAM atas kebebasan Palestina. Karena sebenarnya, Yerusalem adalah haknya rakyat Palestina dan Amerika tidak berhak mengatur terhadap Yerusalem.

Selain itu, dia juga mendesak Presiden Jokowi untuk lebih pro aktif dan jangan berdiam diri atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Amerika. “Indonesia yang mayoritas muslim harus berpihak kepada rakyat Palestina untuk mempertahankan Yerusalem,” pintanya.

Ia menambahkan, tidak boleh pihak manapun untuk menganggu atas hak kodrati rakyat Palestina. Termasuk Presiden Amerika Donald Trump jangan asal keluarkan pernyataan di Gedung Putih.

“Pemerintah kita harus peduli dan pro terhadap hak rakyat Palestina, segera keluarkan pernyataan kecaman untuk Donald Trump,” tegasnya. Sementara long mach mahasiswa sambil membawa obor, ikut mendapatkan pengawalan dari puluhan personil Polres Lhokseumawe. (arm/mai)