Bupati Buka Musrenbang RPJM Pembangunan Jangan Cuma Buat Habiskan Dana

Arahan : Bupati Bireuen H Saifannur, S.Sos membuka Musrenbang RPJM Bireuen tahun 2017-2022, Selasa (19/11) pagi Aula Setdakab Lama. RAKYAT ACEH/RAHMAT HIDAYAT

BIREUEN (RA) – Bupati Bireuen H Saifannur,S.Sos menandaskan Musyawarah Perencana Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (Musrembang -RPJM) tahun 2017-2022 dapat menghasilkan rencana pembangunan yang matang.

Tim perumus diharapkan membuat rumusan direncanakan dengan yang baik dan jelas apa yang mau dibangun, tepat sasaran, dikerjakan dengan cepat, tuntas jangan terbengkalai.

“Saat mau dikerjakan harus koordinasi dengan masyarakat, baru kita padu dengan ilmu teknik kita, agar pembangunan tepat dan tidak hanya habiskan dana,” kata Bupati Bireuen dihadapan 350 peserta mengikuti Musrembang –RPJM, digelar Bapedda, Selasa (19/12) pagi di Aula Setdakab Lama.

Bupati Bireuen mengharapkan melalui forum itu dapat menghasilkan kesepakatan untuk penajaman, penyelarasan klarifikasi dan penyempurnaan terhadap rancangan RPJM sehingga nanti diperoleh masukan dan komitmen dari para pemangku kepentigan di Bireuen.

Dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan bersama guna terwujudnya visi pembangunan jangka menengah tahun 2017-2022.

Untuk mewujudkan visi RPJM tahun 2017-2022 telah dirumuskan tujuh misi pembangunan antara lain. Menciptakan dan meningkatkan pembangunan yang seimbang, terukur, dan terintegrasi dalam wilayah Kabupaten Bireuen. Meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan, produktifitas dan daya saing daerah disektor pertanian, perikanan, perindustrian, perdagangan.

Menata dan mengembangkan potensi kebudayaan, pariwisata yang islami. Mewujudkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mewujudkan tata kelol pemerintahan yang dinamis, terukur, responsif, akuntabel, transparan, profesionalitas dan islami.

Menciptakan keamanan, kenyamanan dan kedamaian dalam kehidupan masyarakat. Mengutamakan asas musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan berbagai masalah.

Melalui musyawarah itu diharapkan perencanaan pembangunan daerah dapat diperoleh kesepakatan dalam merencanakan program pembangunan yang sifatnya strategis dan bermamfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan masyarakat di daerah, agar program direncanakan dapat berdaya guna dan berhasil guna.

Dalam kesempatan itu Bupati juga mengatakan, penyelesaian pembangunan tiga irigasi yakni Alue Grutut, Mon Seuke Pulot dan Aneuk Gajah Rheut dan juga waduk Paya Kareung serta rumah sakit regional dikerjakan tahun 2018.

Yang paling berat untuk proses pendirian kampus IPDN di Bireuen dan apabila terwujud, Bireuen akan menjadi kota sangat strategis. Mari kerja ketas dengan penuh semangat, ungkap H Saifannur, S.Sos.

Sementara itu Kepala Bapedda Bireuen Ir Ibrahim Ahmad,M.Si mengatakan, tujuan digelarnya Musrenbang RPJM itu untuk sebagai media konsultasi publik bagi segenap stakeholders untuk memperolej berbagai masukan yang strategis dan bersifat konstruktif dalam rangka mendukung penyempurnaan penyusunan RPJM.

Memuat arah kebijakan pembangunan Bireuen untuk jangka lima tahun. (rah/min)