Kas Kosong, Hak Guru Terancam Tak Dibayarkan

Rakyat Aceh

SUBULUSSALAM (RA) – Tinggal dua hari lagi akan berakhirnya tahun 2017, namun belum ada tanda-tanda akan dicairkannya hak para guru oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Hak guru tersebut diantaranya, non sertifikasi, K2, hononarium guru kontrak, dan supir bus siswa.

Kabar tersebut diakui Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, H. Harmaini, S. PdI. Menurut Harmaini, kekosongan kas di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah saat ini berdampak pada pembayaran hak para guru. Namun, Harmaini mengaku hak para guru itu akan dibayarkan pada tahun 2018 mendatang ” pembayarannya akan dibayar tahun 2018 ” kata Harmaini, Kamis (29/12).

Pun demikian, Harmaini mengaku Sekda Subulussalam meminta data para guru non sertifikasi dan akan dilihar apakah keuangan daerah mampu untuk membayarkannya ” tadi waktu rapat SKPK diruang Bappaeda, pak Sekda meminta data guru yang non sertifikasi. Mungkin kita usahakan pembayarannya. Kalau pun nanti tak mampu keuangan kita, akan dibayarkan bulan Februari tahun 2018 ” aku Harmaini usai mengikuti rapat tertutup dengan Kepala SKPK (lim).