Ketua FPI Pimpin Zikir Tolak Bala

LARANG SWEEPING: Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman salam komando dengan Ketua FPI menyangkut soal larangan sweping di tahun baru. Rakyat Aceh/ M Susahdi

LHOKSEUMAWE (RA) – Pergantian tahun baru masehi dari 2017 ke 2018 di Kota Lhokseumawe tanpa ada suara mercon dan petasan. Namun, untuk mengalihkan perhatian masyarakat, malah jajaran Polres Lhokseumawe menggelar dzikir untuk keberkahan dan menolak bala.

Kegiatan itu berlangsung di komplek Terminal Labi-labi Keude Aceh, Ahad (31/12) malam pukul 23.00 hingga selesai. Ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Aceh, Teungku Muslim At Thahiry memimpin dzikir dan doa bersama tolak bala tersebut.

Seribuan masyarakat dari berbagai unsur larut dalam dzikir da doa bersama tolak bala.
Kapolres Lhoksumawe, AKBP Hendri Budiman, Wakapolres, para perwira Polres, Asisten III Setdako Miswar Ibrahim, Kepala BI Lhokseumawe, Yufrizal dan undangan lainnya tampak hadir dalam dzikir tersebut.

“Ini bukan dzikir untuk menyambut tahun baru masehi, tapi zikir tolak bala dengan pergantian tahun baru masehi itu,”ucap Ketua Front Pembela Islam (FPI) Provinsi Aceh, Teungku Muslim At Thahiry.Kata dia, dalam dzikir malam ini juga sekaligus dipanjatkan doa kepada rakyat Palestina, muslim rohingnya dan saudara-saudara muslim lainnya yang masih tertindas.

Sementara Kapolres Lhoksumawe, AKBP Hendri Budiman, menyebutkan, melalui kegiatan dzikir ini paling tidak masyarakat kita tidak merayakan pergantian tahun baru dengan hura-hura. “Sebagian masyarakat kita sudah larut dalam doa dan dzikir bersama tolak bala, karena di Lhokseumawe tidak boleh ada pesta kembang api dan mercon,”ungkapnya.

Kata dia, saat pergantian malam tahun baru juga diturunkan ratusan personil gabungan untuk melakukan patroli dan pengamanan diperketat. Baik itu dari Polres sendiri, Brimob, TNI maupun Satpol PP dan WH. (arm/slm)