Pohon Tumbang Timpa Warga Korban Meninggal Dalam Kapal BRR

TERTIMPA POHON: Hasra Rudi (38), warga Jurong Putro Ijo, Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya dievakuasi petugas medis akibat mengalami luka berat tertimpa pohon tumbang dan akhirnya meninggal dunia di kapal BRR saat hendak dirujuk ke rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh, Sabang. Rabu (3/1). HENDRA HANDAYAN/RAKYAT ACEH

SABANG (RA) – Seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka berat hingga tewas akibat tertimpa pohon tumbang di ruas jalan Jurong Perikanan, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya Sabang, Rabu (3/1).

Selain menewaskan seorang pengendara motor, pohon juga menimpa satu unit rumah dan merobohkan dua tiang listrik milik PLN.

Kapolres Sabang AKBP Slamet Wahyudi, mengatakan korban Hasra Rudi (38), warga Jurong Putro Ijo, Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Ia mengalami luka berat tertimpa dahan pohon tumbang, meninggal dunia di kapal BRR saat hendak dirujuk ke rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh.

Peristiwa tersebut terjadi saat kondisi dalam keadaan hujan disertai angin kencang. Disaat itulah korban Hasra Rudi, pedagang dengan menggunakan sepeda motor jenis SUPRA X125 berwarna Biru, No. Pol BL 4014 AM melaju dari arah Aneuk Laot menuju ke kota.

Namun naas, ketika sepeda motor korban melintas di ruas Jalan Jurong Perikanan tiba-tiba saja tumbang pohon berukuran besar. “Kita perkirakan korban saat itu panik tidak lagi mampu mengelakkan kendaraannya dari timpaan dahan kayu yang tumbang,” jelasnya.

Akibatnya kepala korban bagian belakang tertimpa dahan kayu, dan sepeda motor korban juga ikut tertimpa. Masyarakat yang mengetahui terjadinya peristiwa itu langsung menolong korban.

“Membawanya ke RSU Kota Sabang untuk mendapatkan pertolongan medis,” kata Kapolres.

Katanya, saat korban dibawa ke rumah sakit kondisinya sudah dalam keadaan tidak sadar. Sehingga diambil tindakan pihak Rumah Sakit Umum Sabang penanganan pasien keadaan darurat sementara, lalu dilanjutkan dengan memberikan rujukan atas korban ke RSU Zainoel Abidin di Banda Aceh.

Untuk memfasilitasi rujukan dimaksud pihak RSU Sabang menugaskan dua orang perawat dan satu ambulan beserta supir dan alat-alat medis yang diperlukan selama perjalanan menuju tempat rujukan.

“Pihak RSU Sabang memberikan informasi korban tertimpa pohon akan dibawa ke Banda Aceh menggunakan kapal Ferry KMP BRR,” sebutnya.

Tapi pada pukul 11.20 WIB, diperoleh informasi dari pihak kapal KMP BRR korban yang rencananya akan dirujuk ke Zainoel Abidin harus dibawa kembali ke Sabang.

“Saat kapal baru melintas perairan Ujong Seuke terjadi cuaca buruk yang mengharuskan kapten menghentikan perjalanan dan kembali ke Pelabuhan Balohan Sabang,” jelasnya lagi. “Setibanya di Pelabuhan Sabang korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis, saat ini almarhum dibawa ke rumah duka, untuk kemudian di kebumikan.” (han/mai)