Dua Minggu Bus Sekolah Tak Beroperasi di Rundeng

Dua Minggu Bus Sekolah Tak Beroperasi di Rundeng/Ra/Kaya Alim

SUBULUSSALAM (RA) – Sudah dua minggu bus sekolah wilayah  Kecamatan Rundeng tidak beroperasi mengakibatkan siswa terlambat masuk sekolah. keterlambatan siswa masuk, mengakibatkan siswa mendapatkan hukuman dari pihak sekolah.

Hal itu diketahui disaat tim Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Subulussalam mengunjungi SMA 1 Rundeng, Kamis (12/1). Tim MPD tiba ke sekolah sekitar pukul 08.15 WIB dan mendapati sejumlah siswa sedang dihukum oleh guru karena terlambat datang.

Ketua MPD Kota Subulussalam, Jaminuddin Berutu kepada Rakyat Aceh mengatakan, bahwa ketidakdatangan bus sekolah menjemput para siswa itu berdampak terhadap kehadiran siswa tepat waktu ke sekolah. Kepada MPD, siswa yang dihukum menyampaikan kekesalan mereka terhadap supir bus yang tak kunjung datang menjemput siswa seperti biasanya.

Menurut mereka, jika bus tersebut tidak lagi beroperasi sebaiknya diberitahukan agar mereka lebih awal berangkat ke sekolah sehingga tidak mendapat hukum. Terlebih, kata Jaminuddin menirukan keluhan siswa kepadanya, pelaksanaan ujian kenaikan kelas dan UN tidak lama lagi.

Ketidakaktifan bus sekolah itu juga dibenarkan Kepala SMA 1 Rundeng Abdullah, S.PdI saat ditanyakan MPD. Menurut Abdullah, bus tidak beroperasi lagi mengantar siswa sudah ada minggu. Sehingga, pihak sekolah tetap memberikan sanksi meski sanksi nya hanya sebatas membersihkan halaman, baca Alquran dan yasin, kepada siswa ketika tidak disiplin.

Menyikapi hal itu, Jaminuddin mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Subulussalam untuk segera memanggil supir bus bersangkutan terkait masalah tersebut. Sebab, kata Jaminuddin, anggaran dana bus sekolah sudah di plotkan oleh Pemerintah Kota Subulussalam, “ jika ini tidak segera diatasi maka sangat mengganggu proses belajar mengajar di sekolah khususnya di Kecamatan Rundeng dan juga merasa iba melihat siswa. Meski sanksi yang diberikan sekolah ringan, namun mereka ketinggalan mata pelajaran, yang bisa berdampak pada nilai ujian mendatang “ kata Jaminuddin (lim)